Breaking News:

Berita TTS

Pengumuman P3K di Kabupaten TTS Ditunda

akan disampaikan melalui email masing-masing peserta. Kalau datanya dikirim ke kita maka akan kita umumkan melalui website

Penulis: Dion Kota | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/DION KOTA
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten TTS, Dominggus Banunek 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Dion Kota

POS-KUPANG.COM, SOE -- Pengumuman hasil seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) ditunda. Sebelumnya, pengumuman hasil seleksi diagendakan pada tanggal 24 September lalu tapi ditunda hingga batas waktu yang belum diumumkan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten TTS, Dominggus Banunek mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya mendapat surat dari Kementerian Pendidikan terkait penundaan pengumuman hasil seleksi P3K.

Penundaan ini dilakukan karena tim panitia seleksi hingga kini masih melakukan pengelolaan data. Pihaknya masih menunggu koordinasi dari pemerintah pusat terkait waktu pengumuman hasil seleksi.

"Pengumuman Hasil Seleksi P3K ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan. Panitia masih melakukan pengelolaan nilai peserta seleksi. Kita masih menunggu koordinasi pihak kementerian terkait waktu pengumumannya," ungkap Dominggus kepada POS-KUPANG.COM, Kamis 30 September 2021 di ruang kerjanya.

Terkait teknis pengumuman Dominggus menjelaskan, nantinya hasil seleksi akan dikirim ke email para peserta.

Baca juga: Panitia Pilkades Kabupaten TTS Gelar Rapat Pemantapan 

Selain itu, jika hasil seleksi disampaikan ke Pemda maka akan diumumkan melalui website resmi Pemda TTS.

"Nanti hasilnya akan disampaikan melalui email masing-masing peserta. Kalau datanya dikirim ke kita maka akan kita umumkan melalui website resmi Pemda TTS," jelasnya.

Kepada para peserta seleksi P3K Dominggus meminta untuk bersabar menanti pengumuman resmi dari pihak Kementerian.

Bagi peserta yang belum lulus di tahap pertama masih ada tahap II dan tahap III. 

Disinggung terkait peserta seleksi yang sudah berusia lanjut dan kesulitan dalam mengikuti seleksi beberapa waktu lalu, Dominggus mengaku, Pemda TTS telah bersurat kepada Kementerian Pendidikan guna meminta kebijakan agar mengakomodir peserta yang sudah lama mengabdi. 

Baca juga: BPD Minta Kerja Pakai Telford, Ini yang Dilaksanakan Kades Oebesi di Kabupaten TTS

"Kita sadari kalau saudara-saudari kita yang sudah tua kesulitan mengikuti seleksi beberapa waktu lalu. Padahal jika melihat masa pengabdian mereka sudah lama. Makanya kita minta agar ada kebijakan khusus untuk mereka," terangnya. (*)

Berita TTS Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved