Breaking News:

Berita Kupang

Warga Desa Mata Air, Kabupaten Kupang Tewas Tersengat Aliran Listrik

Warga Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang Tewas Tersengat Aliran Listrik

Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
Dok. Polsek Kupang Tengah
Jajaran Kepolisian Resor Kupang ketika melaksanakan olah TKP, Sabtu 11 September 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM, BETUN - Salah satu oknum warga atas nama Luha Rahe (25) beralamat di RT 001 / RW 001 di Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang tewas tersengat listrik.

Kasus ini terjadi pada Sabtu 11 September 2021 sekitar Pukul 23.30 Wita di RT 006/ RW 003 Dusun I Desa Mata Air. Adapun saksi dalam kejadian ini, Edi Oematan (52) dan Desanto Kause (28) beralamat di RT 006/ RW 003 Dusun I Desa Mata Air.

Kapolres Kupang, AKBP Adrian Manurung menyampaikan hal ini melalui IPDA Elpidus Kono Feka, S.Sos kepada Pos-Kupang, Minggu 12 September 2021.

Adapun kronologi kejadian berawal dari saksi Edi Oematan yang mendengar suara salah seorang warga yang memukul tiang listrik. Setelah itu saksi Edi keluar rumah dan melihat korban sudah dalam keadaan tergeletak di lantai depan bengkel tempat korban bekerja.

Baca juga: Keponakan Syahrini Yatim di Usia 2 Bulan, Inces Ungkap Ridwan Meninggal Dunia Tersengat Listrik

Selang waktu sekitar 1 menit Saksi lain, Desanto Kause yang rumahnya berada berseberangan jalan dengan bengkel menuju ke TKP dan meminta bantuan warga untuk melaporkan ke Polsek Kupang Tengah.

Kepala SPKT I Polsek Kupang Tengah Aiptu Stefanus Letoati tiba di lokasi sekitar 10 menit dari waktu kejadian kemudian mematikan aliran listrik dari meteran bengkel yang masih menyala lalu mengecek kondisi Korban dan mendapati Korban sudah tidak bernyawa lagi.

Kemudian KA SPKT I Polsek Kupang Tengah Aiptu Stefanus Letoati melaporkan Kejadian tersebut kepada Kapolsek Kupang Tengah IPDA Elpidus Kono Feka, S.Sos. Selanjutnya Kapolsek menghubungi Piket SPKT Polres Kupang untuk melaporkan kejadian tersebut.

Sekitar pukul 00.30 Wita Kanit I SPKT Polres Kupang IPDA E. Yudha Irianto bersama Tim Identifikasi tiba di TKP kemudian langsung melakukan olah TKP.

Baca juga: BREAKING NEWS : Tersengat Listrik, Satu Keluarga di Flores Timur Tewas

Pihak keluarga menerima kematian Korban dan menganggap sebagai musibah serta menolak untuk dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan penolakan untuk dilakukan autopsi.

Sebagai catatan, dari hasil olah TKP oleh Tim Identifikasi Polres Kupang bahwa pada sekitar TKP terdapat dinamo penyedot air, gurinda, kabel roll yang sementara tersambung ke sumber listrik, travo las, Hp dan ember yang berisi air.

Dari hasil indentifikasi terdapat luka bakar pada tangan kiri Korban dan salah satu bagian dinamo masih melekat pada tangan kiri korban dan dinamo tersambung ke sumber listrik.

Dugaan sementara Korban meninggal dunia akibat sengatan arus listrik dan sesuai keterangan para Saksi lainnya di TKP Korban pada saat itu sedang memperbaiki dinamo penyedot dan dinamo tersebut juga masih tersambung ke sumber listrik.

Untuk memastikan Penyebab kematian Korban perlunya dilakukan penyelidikan lebih lanjut dan Perlunya melakukan Otopsi sehingga bisa memastikan/bisa mencari tahu atau mencari kebenaran penyebab kematian Korban.(*)

Baca Berita Kupang Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved