Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Ende

Romo Stef Bangga Tiga Pelajar SMAK Syuradikara Ende Ikut FLS2N

Chandra baru pertama kali mengikuti ajang FLS2N dan langsung meraih medali emas.

Tayang:
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Kepala SMAK Syuradikara Ende, Pater Stef Sabon Aran, Selasa 7 September 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti

POS-KUPANG.COM, ENDE - Kepala SMAK Syuradikara Ende, Romo Stefanus Sabon Aran bangga pada tiga siswinya yang telah ikut dalam Festival dan Lomba Seni Siswa - siswi (FLS2N) 2021.

Tiga siswi antara lain, Fransiska Priskilia Bero, cabang lomba Tari Kreasi, Claudya Paulin Lengkong, lomba Desain Poster dan Maria Chandrayani Bai Nai lomba Cipta Lagu.

"Saya bangga sekali yah pada mereka bertiga. Saya sangat senang, saya beri apresiasi," kata Romo Stef saat diwawancarai POS-KUPANG.COM di SMAK Syuradikara, Selasa 7 September 2021.

Maria Chandrayani Bai Nai, kata Romo Stef, berhasil meraih medali emas. "Kalau yang dua temannya tidak masuk. Tapi tentu ajang ini menjadi pengalaman berharga bagi mereka bertiga," ujarnya.

Menurutnya, tiga siswinya itu, punya bakat seni yang luar biasa. Oleh karena itu, Romo Stef berharap mereka terus tekun berlatih dan ke depan bisa menghasilkan banyak karya yang menginspirasi.

Romo Stef menguraikan pengembangan bakat dan minat siswa - siswi di sekolah penting. Oleh karena itu, lanjutnya, SMAK Syuradikara Ende selalu memberi ruang dan mendukung pengembangan bakat dan minat siswa - siswi.

Baca juga: Guru Honor di Ende Menangis Bahagia Bakal Miliki Rumah, Uskup dan Bupati Letakkan Batu Pertama

"Saat mereka masuk mendaftar di sekolah ini, mereka perlu isi formulir tinggal mereka pilih bakat atau minat apa yang mereka mau. Nah sekolah punya tangung jawab untuk memberi ruang, membina dan mendampingi," ungkapnya.

Sementara itu, Chandra, kepada POS-KUPANG.COM, mengatakan, awalnya ia tidak menyangka lagu yang ia ciptakan berjudul 'Mimpi Tak Pernah Hilang' bisa membawanya meraih medali emas.

Chandra sebenarnya oleh SMAK Syuradikara Ende dipersiapkan mengikuti cabang lomba vocal solo dalam ajang tersebut. Namun, dalam perjalanan waktu, dia kemudian diminta ikut cabang lomba cipta lagu.

"Saya sudah latihan vocal solo tiap sore, tapi kemudian saya diminta oleh pembina, pa Hendra, untuk ikut cabang lomba cipta lagu," ujar Chandra saat diwawancarai di SMAK Syuradikara Ende, Selasa 7 September 2021.

Chandra mengaku kaget dan sempat ragu karena sudah mempersiapkan diri untuk lomba vocal solo.

Baca juga: RRI Ende Gandeng Acil Tanam Pohon di Lembah Gunung Meja: Selamatkan Kota Ende

Namun, dia berdoa, menyakinkan diri dan berkat dukungan dari orangtua, guru, teman - teman dan keluarga Chandra dengan senang hati kau ikut cabang lomba cipta lagu.

"Awalnya saya menulis lirik. Setelah jadi, konsultasi dengan pembina, ada perbaikan sedikit. Selanjutnya nada, itu tanpa bantuan alat musik," ujarnya.

Chandra mengatakan, lagu yang ia ciptakan bengenre pop. Lirik lagu, kata Chandra, ia buat berdasarkan tema FLS2N yakni 'Seni Pulihkan Negeri'.

Materi lomba mencakup lagu yang mengandung semangat kepemudaan, toleransi, empati, cinta tanah air, nasionalisme, keberagaman budaya bangsa, inspirasi, dan motivasi dalam kaitannya dengan upaya memulihkan Indonesia dari dampak pandemi.

Kata Chandra, lagu yahg yang ia ciptakan mengandung inspirasi dan motivasi agar tetap semangat berkarya meraih mimpi meski di tengah tantangan pandemi Covid-19.

"Saya tulis lirik berdasarkan pengalaman pribadi saya, bagaimana dalam situasi pandemi Covid-19 ini, tetap semangat tetap berkarya, terus berjuang meraih mimpi," ujarnya.

Baca juga: Mimpi Tak Pernah Hilang Bawa Siswi  SMAK Syuradikara Ende Asal Nagekeo Raih Medali Emas

Menariknya, materi lagunya ia rekam menggunakan handphone. Tidak melalui studio rekaman. Ini berbeda dengan peserta lomba dari provinsi lain yang merekam lewat studio rekaman.

Chandra akhirnya sukses menyisihkan peserta lomba dari provinsi - provinsi lain dan meraih medali emas.

Medali ini juga bagi Chandra sangat spesial. Chandra baru pertama kali mengikuti ajang FLS2N dan langsung meraih medali emas.

Tidak hanya itu, lomba Cipta Lagu juga, baru pertama kali dilombakan dalam ajang FLS2N. Jadi, Chandra merupakan orang pertama yang meraih emas dalam cabang lomba Cipta Lagu.

Bakat Seni Chandra Mulai Terlihat Sejak Masih SMP

Bakat seni gadis kelahiran Mbay, Nagekeo, 20 November 2003 ini sudah terlihat sejak ia masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama Katolik (SMPK) Santa Ursula Ende.

"Waktu itu nyanyi di depan kelas pas ujian praktek seni budaya. Waktu itu saya membawakan lagu milik Agnes Monika," ujar siswi yang pernah mengenyam pendidikan di TK St. Theresia Danga dan SD Inpres Nebe ini.

Penampilan kala itu membuat para guru dan teman - temannya kagum. Anak dari pasangan Dionisius Nai dan Maria Angelina Ea ini terus mengasah bakat seninya.

Baca juga: Vaksinasi di SMA Katolik Syuradikara Ende, Jesika Menangis, Kapolres Beri Motivasi

Kata Chandra bakat seninya diturunkan dari sang ayahnya. Dia berharap kelak bisa menciptakan banyak karya yang bisa menginspirasi.

Berikut Lirik Lagu Mimpi Tak Pernah Hilang Ciptaan Maria Chandrayani Bai Nai

Tapak ku terantuk waktu
Luka baru menganga membiru
Merusak jejak asa yang merindu
Di tengah malam yang meragu

Pilu ini menyatu, di tengah kelabu
Bersama rindu yang ingin mencumbu
Pertiwi yang usang berdebu

Mimpi indah itu tak pernah sirma
Terpatri rapi di dalam nubari
Rapuh tak membuat asa tiada
Semangat baru akan selalu ku gapai

Seribu pelik menjadi semu
Terombang-ambing dan terhempas debu
Memberi jeda untuk berpacu
Mengejar asa yang dituju

Walau langkah tertatih
Jiwa mudaku akan terus menggebu
Untuk meraih, Semua cita-cita ku

Semangat baru akan selalu ku gapai
Semangat baru akan selalu ku gapai
"Mimpi tak pernah hilang" (*)

Berita Ende Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved