Berita Ende
Vaksinasi di SMA Katolik Syuradikara Ende, Jesika Menangis, Kapolres Beri Motivasi
Vaksinasi di SMA Katolik Syuradikara Ende, Jesika Menangis, Kapolres Ende Beri Motivasi
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti
POS-KUPANG.COM, ENDE - Dengan Mobil Senyum Siaga Covid 19, personil Polres Ende bersama tenaga kesehatan mulai hari ini, Selasa 7 September 2021 menyasar sekolah - sekolah yang sudah mulai menerapkan kegiatan belajar mengajar tatap muka.
Hari pertama vaksinasi 'Go To School' ini dilaksanakan di Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) Syuradikara Ende.
Kegiatan ini dipantau langsung oleh Kapolres Ende AKBP Albertus Andreana didampingi Kepala SMAK Syuradikara, Pater Frans Sabon Aran, SVD.
Bagi siswa - siswi SMAK Syuradikara vaksinasi ini spesial. Pasalnya, sekolah mereka menjadi sekolah pertama yang didatangi Polres Ende untuk melaksanakan vaksinasi.
Baca juga: Covid-19 di Ende Melonjak Pesat, Sepuluh Hari Lima Pasien Meninggal Dunia
Vaksinasi di SMA Katolik Syuradikara Ende tidak hanya bagi siswa - siswi di sekolah itu, tapi juga diikuti oleh siswa - siswi dari Sekolah Menengah Pertama Katolik Santa Ursula.
Kapolres Ende AKBP Albertus Andreana, kepada POS-KUPANG.COM, menerangkan, pihaknya mendukung program pemerintah yakni mempercepat vaksinasi.
Kata Kapolres, semakin cepat dan banyak warga yang divaksin maka semakin cepat pula herd imunity atau kekebelaan kelompok terbentuk.
"Tentunya kita ingin agar anak - anak kita yang mulai belajar tatap muka ini, mereka belajar dengan tenang dan ada rasa nyaman. Namun, tentu perlu diingat harus tetap taat protokol kesehatan," ujar Kapolres.
Baca juga: Pasien Positif Covid-19 di Ende Melonjak Pesat Demi Keselamatan Kita Bersama Mari Disiplin 5 M
Kapolres menyebut, hari ini jumlah siswa-siswi yang divaksin di SMAK Syuradikara mencapai 200 orang untuk dosis pertama.
Kapolres dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut sempat berbincang - bincang dengan siswa - siswi. Kapolres memberi motivasi agar siswa - siswi tidak takut untuk divaksin.
Ia juga mendorong siswa - siswi jadi pelopor dalam menerapkan protokol kesehatan baik di lingkungan sekolah, asrama maupun di lingkungan rumah.
Jesika Menangis Namun Kembali Tersenyum
Salah satu siswi SMAK Syuradikara bernama Jesika, sempat menangis ketakutan saat hendak disuntik vaksin oleh petugas.
Jesika tampak sedikit memberontak. Petugas dengan ramah mencoba menenangkan Jesika. Beberapa saat kemudian jarum suntik berhasil masuk ke lengan Jesika.