Berita Manggarai Timur
Kunker di Matim, Kepala BPS NTT Bertemu Bupati Agas Bahas Pengetasan Kemiskinan
Kunker di Manggarai Timur, Kepala BPS NTT Bertemu Bupati Manggara Timur Agas Andreas Bahas Pengetasan Kemiskinan
Penulis: Robert Ropo | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo
POS-KUPANG.COM, BORONG - Darwis Sitorus, S.Si.,M. Si, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTT bersama Ir Desmon Sinurat, Koordinator Fungsi Statistik Sosial BPS Provinsi NTT, melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Kabupaten Manggarai Timur, Selasa 7 September 2021.
Saat Kunker di Kabupaten Manggarai Timur, Kepala BPS NTT bertemu dengan Bupati Manggarai Timur Agas Andreas, SH.,M.Hum. Pertemuan itu untuk membicarakan Sistem Informasi Manajeman Data Terintegrasi (SIMANDATARIS), program pengentasan kemiskinan dari Pemda Provinsi NTT.
Pertemuan itu berlangsung di ruang kerja Bupati Manggarai Timur. Turut hadir Kepala BPS Kabupaten Manggarai Timur, Angela Regina Maria Wea, Kepala Bappeda Kabupaten Manggarai Timur, Maksimus Ngkeros, Kadis Kominfo Kabupaten Manggarai Timur, Bonifasius Sai, Sekertaris Bappeda dan Kabag Prokopim Setda Manggarai Timur, Jefrin Haryanto.
Kepala BPS NTT Darwis Sitorus, mengatakan dalam mengeraskan kemiskian di NTT, pihaknya sangat siap untuk memberikan peran terkait data-data berkualitas untuk bupati. Hal ini sudah pihaknya mulai dari Desa Cantik.
Baca juga: Simak Jumlah Pengangguran di NTT, Ini Penjelasan Kepala BPS NTT
Dari 100 desa secara nasional ada 2 desa Cantik di Kabupaten Manggarai Timur yakni Desa Nanga Labang dan Desa Watu Mori. Dan kedua desa cantik ini sudah berjalan dan progresnya pun cukup baik.
Dikatakan Darwis, dari hasil pertemuan dengan Bupati Matim, Bupati Matim sendiri mendukung terkait desa cinta stastik. Karena itu Bupati sendiri menginginkan agar seluruh desa di Kabupaten Manggarai Timur menjadi Desa Cinta Stastik.
"Saya kira ini adalah terobosan yang luar biasa, seluruh pendataan akan kita gabung disini, baik yang dilakukan dari Kementerian, Lembaga ataupun Instansi termasuk BPS, nanti akan dipadukan jadi satu data dari desa,"ungkapnya.
"Pertemuan tadi sangat luar biasa, pak bupati sendiri ingin mengakselerasi tidak hanya 2 desa tetapi seluruh desa, dan segera dilakukan Perbup malah untuk mempercepat,"tambahnya.
Baca juga: Ekspor NTT Meningkat, Begini Penjelasan Kepala BPS NTT, Darwis Sitorus
Darwis juga mengatakan, pihaknya juga memiliki program Simandataris dimana program ini dibuka sejak 16 April 2021,
merupakan serangkaian proses penyediaan data strategis dalam segala aspek yang dibutuhkan pemerintah daerah yang dibangun dari setiap wilayah administrasi setingkat desa/kelurahan, kecamatan, dan kabupaten/kota di seluruh Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Simandataris sudah mengadopsi interoperabilitas data antar instansi yang diharapkan akan menjadi data bersama milik Pemerintah Daerah Provinsi NTT, dengan ini maka 'sengketa data' dan 'ego sektoral' diharapkan tidak terjadi lagi di masa yang akan datang.
Simandataris adalah project 'seksi' yang menjadi harapan Gubernur dan direncanakan sistem ini berlanjut untuk memenuhi kebutuhan data real time dari desa yang akan berdampingan dengan Desa Cantik.
Di Kabupaten Manggarai Timur belum dijalankan Simandataris, tapi dalam prioritas utama pembangunan database kemiskinan pada tahun 2021 direncanakan seluruh desa/kelurahan di Manggarai Timur akan menjadi target Simandataris. Manggarai Timur termasuk 10 Kabupaten Prioritas.
"Tahun ini oleh karena ada Refocusing reencananya semua desa kita akan data Simandataris, tetapi karena refocusing maka hanya 10 desa salah satunya Manggarai Timur,"ungkapnya.
Dikatakan Darwis, Simandataris juga memiliki program jangka pendek adalah pengetasan kemiskian dimana dengan mendata penduduk miskin terlebih dahulu. Data tersebut nantinya menjadi rujukan pimpinan daerah untuk mengidentifikasi penduduk miskin untuk memberikan bantuan sosial.
Melalui Data Simandataris ini juga data akan lebih arurat sehingga bantuan-bantuan yang diberikan pemerintah lebih terarah. Dan bagi jangka menengah dan panjang seluruh desa secara real time akan diperoleh.(*)
Baca Berita Manggarai Timur Lainnya