Opini Pos Kupang
Seroja, Apalah Arti Sebuah Nama?
Kejadian luar biasa yang menimpa wilayah NTT dan sekitarnya pada saat umat Kristiani sedang menjalani pekan Paskah 2021
Masyarakat pesisir tentu akan tak nyaman hidup didaratan tinggi karena dijauhkan dari laut sebagai lahan menopang kehidupannya, dan demikian pula sebaliknya para petani dan peternak di pedalaman akan tidak nyaman harus hidup dekat dengan ekosistem pesisir.
Pemerintah tentunya sudah memiliki pedoman tersendiri dalam urusan penanganan adaptasi dan mitigasi kebencanaan dengan mempertimbangkan secara ilmiah atas aspek analisis bahaya [hazards], analisis tingkat kerentanan [vulnerability], analisis tingkat ketahanan terhadap bencana, serta strategi mitigasi secara struktural maupun non-struktural.
Gerakan kemanusiaan dengan berbagai aksi sosial penyaluran bantuan hanyalah sebuah stimulus yang sifatnya insidental, dan itu hanya pengobat luka sesaat.
Seiring bergulirnya waktu kala bencana kian mereda lantas aksi berganti reaksi atas dinamika sosiologi lainnya sehingga dalam pedoman penanganan kebencanaan harus memperhatikan aspek keseimbangan dan keberlanjutan ekologis sehingga dampak lingkungan tidak mengubah pola budaya secara konstruktif.
Kita mempercayakan sepenuhnya kepada Pemerintah dengan pelibatan berbagai pihak berkompeten agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana berjalan sesuai mekanisme terstandar.
Bertepatan dengan penanganan kebencanaan ini, tengah ditetapkan beberapa regulasi (PP dan Perpres) turunan dari UU Nomor Cipta Kerja yang fokus menyoroti aspek resiko kelingkungan dalam perizinan dan pembangunan kewilayahan sehingga akan menarik jika Pemda masing-masing juga kembali melakukan reviu terhadap tata ruang kewilayahannya.
Kepada masyarakat diharapkan kooperatif dan turut berpartisipasi dalam memberikan pertimbangan yang rasional untuk keseimbangan dan keberlanjutan ekologis, tidak hanya bersikeras atas dasar kearifan lokalistik yang `mungkin' saja mengancam kehidupan dimasa mendatang tapi dipertimbangkan secara ilmiah.
Olehnya penting bagi pemerintah untuk memulai proses rehabilitasi dan rekonstruksi serta strategi adaptasi dan mitigasinya berdasarkan analisis yang komprehensif agar tidak menimbulkan resistensi sosiologis serta menjamin keseimbangan dan keberlangsungan hidup kedepannya. Kiranya sedikit percikan informasi ini akan mendewasakan kita untuk hidup lebih bersahabat dengan alam. Amien. *
Baca Opini Pos Kupang Lainnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/logo-pos-kupang.jpg)