Berita Kota Kupang

Ribuan Orang Tandatangan Petisi Dukungan Lab Biokesmas NTT Tetap Beroperasi

Ribuan Orang Tanda Tangan Petisi Dukungan Lab Biokesmas NTT Tetap Beroperasi

Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
Petisi dukungan tetap beroperasinya lab biokesmas NTT 

Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Cekcok dan nyaris baku hantam antara rektor Undana, Prof. Fred Benu dan perwakilan Forum Academia NTT (FAN) Elcid Li, saat pertemuan pada Selasa 24 Agustus 2021 kemarin terkait rencana pemindahan Laboratorium Biomolekuler kesehatan Masyarakat ( Lab Biokesmas) NTT.

Kini, muncul petisi dukungan yang dialamatkan pada dukungan agar lab biokesmas tetap beroperasi. Copyan petisi ini didapat POS-KUPANG.COM pada, Rabu 25 Agustus 2021 malam.

Petisi ini telah ditandatangani hampir 3000 orang hingga pukul 19.40 WITA.
Dalan di petisi ini, berisikan penjelasan sejak awal Laboratorium Biomolekular ini berdiri dan kegunaannya.

Rencana penutupan Laboratorium Biomolekuler Kesehatan Masyarakat (Lab Biokesmas) provinsi NTT beberapa hari terakhir menjadi polemik di beberapa pihak. Lab biokesmas dituding tidak memiliki izin dalam pengoperasian.

Baca juga: Disebut Tak Kantongi Izin, Kepala Lab Biokesmas Beberkan Sejumlah Bukti Sah

Ketua Tim Laboratorium Biokesmas Provinsi NTT, Fima Inabuy, Ph.D, mengatakan laboratorium ini telah menjalani semua tahap persyaratan teknis sebagai laboratorium pemeriksa covid-19.

Fima menuturkan, dalam perjalanan ini laboratorium telah dikunjungi pengawas  balai besar teknik kesehatan lingkungan (BBTKL) Surabaya sebagai perwakilan Kemenkes wilayah timur. Kedatangan pengawas untuk memastikan semua syarat teknis yang dimiliki dalam pengoperasian laboratorium.

"Sebagai mana tercantum dalam keputusan Mentri kesehatan RI 01.07/MENKES/4642/2021 tanggam 11 Mei," kata Inabuy, dalan keterangan persnya, Selasa 24 Agustus 2021.

Inabuy mengaku kepala labroatorium pembina provinsi NTT juga sejauh ini terus terlibat dalam proses monitoring.

Baca juga: BREAKING NEWS : Ini Klarifikasi Rektor Undana Soal Penutupan Laboratorium Biokesmas Provinsi NTT

Atas syarat-syarat tersebut, menurut Inabuy, Kemenkes RI telah menerbitkan surat izin operasional laboratorium biokesmas NTT melalui surat nomor SR.07/II/450/2020 perihal pengoperasian laboratorium PCR di biokesmas.

Surat ini, menurutnya selain ditembuskan pada gubernur NTT, surat juga ditembuskan ke Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang.

"Maka langkah penutupan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Kupang, dengan kata lain telah melangkahi izin yang diterbitkan oleh Kemenkes RI," tegas Inabuy.

Lab biokesmas, kata Inabuy, diresmikan menteri kesehatan RI Terawan Agus Putranto dan gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat pada tanggal 16 Oktober 2020 lalu yang dihadiri pimpinan forum academia NTT (FAN), juga rektor Undana.

Baca juga: Dinkes Kota Kupang Enggan Komentari  Penutupan Lab Biokesmas, Sebut Hanya Beri Peringatan

Lab biokesmas merupakan gagasan tiga komponen di NTT,  yakni warga masyarakat diwakili FAN, Pemprov NTT dan Undana.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved