Breaking News:

Berita Belu

Pemkab Belu Terus Percepat Realisasi Anggaran

Pemerintah Kabupaten Belu ( Pemkab Belu) terus berupaya mempercepat realisasi anggaran tahun 2021

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Pemerintah Kabupaten Belu ( Pemkab Belu) terus berupaya mempercepat realisasi anggaran tahun 2021. Di masa pandemi ini, anggaran program kegiatan fisik sudah berkurang dibandingkan dengan anggaran penanganan non fisik dalam rangka pemulihan ekonomi masyarakat.

Anggaran tersebut seperti bantuan langsung tunai yang disalurkan kepada masyarakat. Untuk bantuan langsung tunai, pemerintah sudah merealisasikan dengan tetap waktu. Termasuk proyek-proyek sudah ditenderkan sesuai dengan waktunya.

"Proyek-proyek juga kita jalankan. Memang ada keterlambatan karena masa transisi ini terus ada penyesuaian aturan-aturan yang harus kita ikuti. Jadi terlambat itu hanya karena hambatan teknis saja", ungkap Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD ketika ditemui Pos Kupang. Com, Jumat 20 Agustus 2021.

Menurut Bupati Belu, realisasi anggaran di pandemi ini bukan hanya proyek tetapi bantuan langsung tunai, insentif tenaga kesehatan, pengadaan alkes yang nilainya sangat besar. Sejauh ini kata Bupati, bantuan langsung tunai, insentif para tenaga medis sudah direalisasikan sesuai tahapannya.

Baca juga: Pemkab Belu Dapat Penghargaan Universal Health Coverage dari BPJS

"Jadi seluruh pembangunan bergerak ini. Ada beberapa hal yang berkaitan dengan verifikasi data, penyaluran bantuan terus dilakukan sehingga realisasi anggaran kita bergerak naik", paparnya.

Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kabupaten Belu manakala ada program kegiatan yang belum dilaksanakan tahun anggaran 2021.

Semua itu bukan karena pemerintah tidak mau melaksanakan pembangunan tetapi karena kebijakan anggaran secara nasional hingga daerah telah dilakukan refocusing dan realaokasi untuk penangan COVID-19. Sebagian besar anggaran dimanfaatkan untuk program dan kegiatan yang berkaitan dengan penanganan COVID-19 seperti bantuan langsung tunai yang saat ini sudah terealisasi 37, 6 M.

Sementara data dari Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Belu, per Juni 2021 sudah melelang 11 paket proyek pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Belu.

Baca juga: Pemkab Belu Belum Lakukan Pinjaman Daerah

Proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2021 ini selesai dilelang dengan total pagu anggaran sebesar Rp 32, 1 M.

Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Belu, Fredi Hale Kin mengatakan, sejauh ini proses tender proyek di Kabupaten Belu tidak mengalami kendala. (*)

Berita Kabupaten Belu Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved