Breaking News:

Berita Belu

Pemkab Belu Belum Lakukan Pinjaman Daerah

Nanti kaji dulu untuk apa kegunaan uang tersebut. Kalau memang dibutuhkan anggaran kita akan manfaatkan peluang ini

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.SP. 

Pemkab Belu Belum Lakukan Pinjaman Daerah

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas

POS KUPANG. COM, ATAMBUA--Untuk saat ini, Pemerintah Kabupaten Belu belum melakukan pinjaman daerah. Pemerintah akan mengoptimalkan dana yang ada, baik bersumber dari APBN, APBD I maupun dari ABPD II.

Manakala anggaran yang ada masih belum cukup maka pemerintah bisa saja melakukan pinjaman daerah. 

Sebelum melakukan pinjaman daerah, pemerintah akan melakukan kajian terlebih dahulu. Kajian ini sangat penting untuk memetakan program, tujuan dan kebutuhan dananya sehingga dana pinjaman daerah tersebut dimanfaatkan secara optimal. 

Hal ini disampaikan Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp. PD saat ditanya Pos Kupang. Com tentang peluang pinjaman daerah untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Belu. 

Baca juga: Pemkab Belu dan Unimor Teken MoU Penyelenggaraan Tri Dharma PT

Menurut Agus Taolin, ruang untuk pinjaman daerah sangat bagus bagi pemerintah daerah dan Pemkab Belu akan menangkap peluang itu walaupun belum sekarang. 

"Sekarang kita belum. Nanti kaji dulu untuk apa kegunaan uang tersebut. Kalau memang dibutuhkan anggaran kita akan manfaatkan peluang ini", kata Agus Taolin. 

Lanjutnya, pemerintah mengoptimalkan dana yang ada, baik bersumber dari APBN, APBD I maupun dari ABPD II. Melalui kajian dan perencanaan yang baik, anggaran yang ada bisa memenuhi kebutuhan pembangunan di Kabupaten Belu. 

"Kita sinkron dulu anggaran dari pusat, provinsi dan daerah. Saya rasa biar anggaran kecil tapi kalau kita fokus dan terukur pasti bisa", tandasnya.

Baca juga: Realisasi Program IB Ternak Sapi di Belu Sudah 240 Ekor

Untuk diketahui, beberapa program prioritas pembangunan di Kabupaten Belu seperti pertanian mendapat intervensi yang cukup besar dari APBN melalui program food estate dan dari provinsi lewat program TJPS.

Diharapkan sinkronisasi program ini dapat membantu pemerintah daerah dalam mempercepat kemajuan daerah dan peningkatan ekonomi masyarakat. (*)

Berita Belu terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved