Berita Kota Kupang

Capaian Kinerja Dinas P dan K NTT Kategori A, Ini Tanggapan Kadis Linus Lusi

Capaian Kinerja Dinas P dan K NTT Kategori A, Ini Tanggapan Kadis Linus Lusi. Mereka bangga karena dinilai sangat baik dengan indikator penilaiannya.

Editor: Gordy Donofan
Dok.Dinas P dan K NTT
Suasana apel kinerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT di Naikoten Kota Kupang, NTT Senin 16 Agustus 2021. 

Capaian Kinerja Dinas P dan K NTT Kategori A, Ini Tanggapan Kadis Linus Lusi

POS-KUPANG.COM | KUPANG – Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang ke 76 tahun 2021, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melaksanakan apel kinerja.

Apel kinerja tersebut dilaksanakan di alun alun Kantor P dan K NTT Jalan I.H.Doko Kelurahan Naikoten Kota Kupang, NTT, Senin 16 Agustus 2021.

Kepala Dinas P dan K NTT, Linus Lusi, menyebutkan, apel kinerja merupakan tradisi baru dilingkup Pemprov NTT menjelag HUT kemerdekaan RI ke 76 di tahun 2021.

Kata Linus Lusi, sebelumnya pihaknya mendengar pidato kenegaraan RI oleh presiden maupun pidato oleh gubernur maupun bupati walikota saat perayaan HUT kemerdekaan.

Baca juga: Linus Lusi : Orang Tua Manfaatkan PPDB Online 2021 

Ia menyebutkan dinas P dan K NTT secara internal melakukan apel kinerja menjelang 17 Agustus bersama para staf untuk mendengar sambutan kinerja selama setahun oleh internal maupun sekolah.

“Mulai tahun ini menjelang 17 Agustus kita ciptakan tradisi baru yang diberi nama sambutan kadis terhadap kinerja selama setahun disektor pendidikan dalam mengisi kemerdekaan,’’ujar Kadis Linus Lusi.

Ia menyampaikan atas nama dinas pendidikan provinsi Nusa Tenggara Timur, mengucapkan selamat hari Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ke-76, kepada seluruh guru, tenaga kependidikan, peserta didik dan masyarakat se Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Ia berharap semoga negara kesatuan Republik Indonesia semakin kokoh, maju dan jaya. Perayaan kemerdekaan tahun ini bukan semata-mata bermakna historis-simbolik, melainkan sebuah momentum bersejarah yang menginspirasi dan mendorong kita untuk bekerja lebih keras mewujudkan kemajuan di masa depan.

Sebagai bangsa pejuang, kita tidak pernah berhenti bertarung demi memperoleh harkat dan martabat sebagai bangsa yang merdeka yang sejajar atau bahkan melebihi bangsa-bangsa yang lain.

Ia menyebutkan dalam bidang pendidikan dan kebudayaan, dinas pendidkan dan kebudayaan dengan spirit restorasi kebangkitan pendidikan dan kebudayan menuju NTT bangkit, NTT sejahtera, NTT cerdas, NTT berbudaya berupaya meningkatkan mutu pendidikan.

Baca juga: Kadis Dikbud NTT, Linus Lusi : Klaster Seminari BSB Kabupaten Sikka Jadi Catatan Dunia Pendidikan 

Dalam penilaian kinerja pimpinan perangkat daerah lingkup pemerintah provinsi ntt tahun 2020 nomor :065/32/bo3.1 tanggal 13 Juli 2021 dengan tim penilai, sekretaris daerah, asisten administrasi umum, plt kepala biro organisasi sekretariat daerah, inspektur provinsi NTT, kepala badan kepegawaian daerah, kepala badan keuangan daerah dan Bapelitbangda dengan nilai 90,51 rangkng 7 predikat sangat baik dari 39 organisasi perangkat daerah (OPD).

Ia menyebutkan variabel penilaian terhadap opd nomor satu meliputi, reformasi birokrasi, tlhp, nilai nilai capaian kinerja, realisasi anggaran apbd/apbn. Prestasi tersebut dengan melihat ruang lingkup kerja yang luas karena melayani guru dan tenaga kependidikan sebanyak 28.863 orang untuk memintarkan para siswa sebanyak 87,958,81 orang tersebar di 903 sekolah.

Ia menyatakan prestasi ini berkat kerja keras dari semua unsur dengan perannya masing-masing. Raihan prestasi semakin memperkokoh konsep kerja secara kolaboratif dengan supertim menerapkan manajemen talenta.

Seperti memperhatikan orentansi tindakan dengan menetapkan target, mengatasi masalah, bertanggungjawab dan melakukan tindaklanjut.

Selain itu, membangun komunikasi lisan dan tertulis secara baik dan mendengar secara baik. Menghasilkan inovasi untuk menghadapi situasi kekiniaan, memiliki kemampuan teknis fungsional yang kuat. Memiliki interpersonal yang efektif.

Baca juga: Kepala Dinas P dan K NTT, Linus Lusi: Bahasa Daerah Tidak Boleh Mati

‘’Karena itu mutlak memiliki kepercayaan diri dan kepekaan diri dalam tim kerja,’’sebut Linus.

Ia menyebutkan pada tahun 2020, angka putus sekolah dan mengulang pada persekolaan SMA/SMK masih tinggi yaitu 1.518 di SMA dan 1.059 di SMK.

“Karena itu saya minta agar para konselor disekolah mengambil peran dan fungsi secara tepat terhadap siswa. Di sisi lain untuk membuka akses pendidikan yang diinisiasi masyarakat maka ijin operasional sekolah pada tahun 2020 sebanyak 22 sekolah dan tahun 2021 periode januari – juli sebanyak 106 ijin operasional maupun pembaharuan ijin operasional sekolah,’’jelasnya.

Ia menyebutkan status akreditasi sekolah di provinsi NTT tahun 2021 pada jenjang pendidikan SMA sebanyak 96 sekolah dengan akreditasi A, 230 sekolah akreditasi B dan 185 sekolah akreditasi C.

Pada SMK, sebanyak 14 sekolah dengan akreditasi A, 122 sekolah akreditasi B, dan 123 sekolah akreditasi C. Total akreditasi pada jenjang pendidikan menengah adalah sebanyak 111 sekolah (12,17%) yang memiliki akreditasi A, sebanyak 361 sekolah (39,58%) akreditasi B, dan 314 sekolah (34,42%) akreditasi C.

Baca juga: Kadis P dan K NTT, Drs. Linus Lusi, Mpd: Sekolah Penggerak Tak Kenal Sekolah Unggulan

“Pada tahun 2021 kita akan meningkatkan lagi akreditasi sekolah di seluruh jenjang pendidikan dalam rangka peningkatkan sumber daya manusia (sdm) sebagaimana misi pembangunan Nusa Tenggara Timur,’’ujarnya.

Ia menjelaskan pemerintah juga meningkatkan revitalisasi pendidikan dibidang sarana prasarana sekolah yang tergambar dalam penataan dan pembangunan prasarana belajar siswa bagi 14 sekolah luar biasa (SLB), 40 sekolah menengah kejuruan (SMK) serta 255 sekolah menengah atas (SMA).

Pembangunan sarana prasarana tersebut terdiri dari pembangunan toilet/jamban siswa/guru beserta sanitasinya, perpustakaan beserta perabotnya, uks serta perabotnya, ruang keterampilan beserta perabotnya, ruang laboratorium IPA, rehabilitasik ruang belajar, pembangunan asrama siswa, perpustakaan, ruang guru, ruang kelas baru serta pembangunan rumah dinas sekolah.

“Selain itu, kita juga melakukan revitalisasi dalam bidang pendidikan smk agar lulusan smk dapat diterima bekerja di industri atau mampu menciptakan lapangan pekerjaan sendiri,’’ujarnya.

Ia mengaku pemerintah mempersiapkan sekolah standar sebagai model pengembangan mutu dan daya saing SMA dan SMK secara nasional maupun internasional.

Baca juga: Kadis Dikbud NTT, Linus Lusi : Guru Tidak Terlena Situasi BDR

Saat ini pemerintah juga mengembangkan 16 sekolah pusat keunggulan atau sekolah percontohan yang akan menjadi contoh untuk sekolah-sekolah lain dalam mengembangkan potensi-potensi yang ada serta memanfaatkan sumber daya alam lokal dalam bidang kemaritiman, seni, pariwisata, energi terbarukan, pertanian, peternakan serta industri kreatif melalui penguatan dan peningkatan kompetensi.

“Selain itu, untuk meningkatkan kualitas SMK, pemerintah juga membangun kolaborasi lintas sektor untuk percepatan serta mengembangkan kompetensi bagi siswa-siswi SMK. Kolaborasi lintas sektor ini dilakukan untuk mendukung program pertanian, peternakan, pariwisata dan ekonomi kreatif,’’ungkapnya.

Ia menjelaskan selain revitalisasi SMK pusat keunggulan, kita juga akan mengembangkan SMA vokasi akademik (Vokada) untuk menyiapkan peserta didik yang tidak dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi (perguruan tinggi) kepada dunia kerja atau beriwausaha.

SMA Vokada telah dilauncing minggu lalu 8 Agustus 2021 SMAN 2 Fatuleu Barat Kabupaten Kupang. Yang telah melakukan Vokada dan telah menunjukkan bukti secara terencana dan terevaluasi.

“Kendatipun tidak ada listrik, tidak internet, tidak ada air tapi bersama warga sekolah dan masyarakat menghutankan bukit menjadi hutan pisang .karena itu sekolah- sekolah perlu mengadaptasi dan mengadopsi pola kerja tersebut untuk pembangunan persekolahan masing-masing,’’ujarnya.

Baca juga: Mendikbud Nadiem Makarim Luncurkan Sekolah Penggerak, Linus Lusi : NTT Ada di 5 Kabupaten

Kata dia, disisi lain meminta para kepala sekolah dan bidang-bidang kembangkan inovasi untuk mendogkrak iovasi daerah. Ini berhasil dilaksanakan dan inovasi daerah masuk lima besar NTT yang dapat disumbangkan dari sektor pendidikan kita dapat memperoleh dana pembangunan 9 miliar untuk Nusa Tenggara Timur.

Ia juga menyebutkan dalam bidang kebudayaan, seiring dengan adanya regulasi peraturan daerah tentang pemajuan kebudayaan, perhatian terhadap upaya pelestarian nilai budaya serta pemajuan objek kebudayaan terus ditingkatkan.

Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya jumlah generasi pelanjut (generasi milenial ) yang mampu bertenun, mencintai budaya lokal lewat berbagai ekspresi seni dan mengembangkan budaya menjadi obyek wisata yang memiliki nilai ekonomis.

Kata dia, dalam reformasi birokrasi, dinas pendidikan dan kebudayaan terus berlari meningkatkan pelayanan publik, menciptakan berbaga inovasi, menurunkan temuan-temuan pengawasan dan melaksanakan kegiatan kegiatan yang mendukung tingginya penyerapan anggaran yang telah dipercayakan dari pemerintah, sehingga berbagai apresiasi dan perolehan penilaian kinerja yang sangat baik.

“Saya yakin apabila pendidikan NTT lebih difokuskan pada beberapa bidang dasar pendidikan serta fokus pada pengembangan potensi-poetnsi lokal, maka akan tercipta generasi muda NTT yang mampu berdaya saing baik secara nasional maupun internasional,’’ujarnya.

Baca juga: Beredar Formasi Guru PPPK Bidang Dikmen dan SLB, Linus Lusi : Itu Hoax

Ia juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada gubernur, wakil gubernur, bapak, ibu legislatif dan semua pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu-persatu atas segala sumbangan ide, kritik, perhatian dan tindakan baik bagi peningkatan kualitas pendidikan dan pemajuan kebudayaan.

“Mari kita satukan langkah dan komitmen untuk membangun NTT maju dalam semangat restorasi kebangkitan pendidikan dan kebudayaan menuju “NTT cerdas, NTT berbudaya, NTT bangkit menuju masyarakat sejahtera,’’ujarnya.

Berita Terkait Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved