Jumlah Senjata Nuklir Amerika Jauh Lebih Banyak dari Milik China, Tapi Kenapa AS Panik
Kini, China juga sudah mengemangkan senjata nuklir namun jumlahnya jauh lebih sedikit dibanding milik negeri Panda
POS KUPANG.COM -- Amerika Serikat sudah lama diketahui sebagai negara adidaya yang memiliki persediaan nuklir paling banyak setelah pesaingnya Unisoviet runtuh
Kini, China juga sudah mengemangkan senjata nuklir namun jumlahnya jauh lebih sedikit dibanding milik negeri Panda
Namun, Amerika tetap[kuatir dengan senjata nuklir yang dikuasai China
Konflik Amerika Serikat dan China selalu menarik untuk dibahas.
Sebab Amerika Serikat dan China termasuk dua negara adikuasa. Dari ekonomi hingga militer.
Baca juga: China Ancam Bom Jepang dengan Senjata Nuklir, Bejiing Tak Tahan Sikap Tokyo yang Sok-sokan
Tak heran konflik antara dua negara ini semakin pelik. Karena mereka tak mau kalah satu sama lain.
Ada saja kritik yang disampaikan AS kepada China atau sebaliknya.
Seperti yang baru-baru ini terjadi.
Dilansir dari express.co.uk pada Sabtu (7/8/2021), Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengkritik Presiden China Xi Jinping.
Ada beberapa poin yang dikritik oleh Blinken.
Misalnya perilaku “provokatif” China di Laut China Selatan, serta catatan hak asasi manusianya di Tibet, Hong Kong, dan Xinjiang.
Baca juga: Amerika Akan Hancurkan China dengan Bom Nuklir Bila Negeri Tirai Bambu Berani Lakukan iniPada Taiwan
Hal itu Blinken sampaikan selama pertemuan dengan menteri luar negeri negara-negara Asia dan negara-negara mitra.
Blinken berpidato pada pertemuan virtual Forum Regional ASEAN (ARF), yang mencakup lebih dari dua lusin negara.
Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan hari ini, Departemen Luar Negeri AS mengatakan: "Menteri Blinken juga mencatat keprihatinan mendalam dengan pertumbuhan pesat persenjataan nuklir RRT."
"Sebab hal itu menyoroti bagaimana Beijing telah secara tajam menyimpang dari strategi nuklirnya yang berusia puluhan tahun berdasarkan pencegahan minimum."
Baca juga: Amerika Akan Hancurkan China dengan Bom Nuklir Bila Negeri Tirai Bambu Berani Lakukan iniPada Taiwan