Breaking News:

293 Warga Belu Positif Covid-19

Data Satgas Covid-19, Kabupaten Belu, Minggu 1 Agustus 2021 menunjukkan, jumlah orang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 293 orang

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp. PD 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA---Data Satgas Covid-19, Kabupaten Belu, Minggu 1 Agustus 2021 menunjukkan, jumlah orang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 293 orang.

Kasus positif covid terus bertambah setiap harinya di kabupaten yang berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste ini.

Dalam tiga hari terakhir penambahan kasus positif berkisar 1-20 orang. Jumat 30 Juli, kasus positif tambah 24 orang menjadi 285, Sabtu bertambah satu orang dan Minggu 1 Agustus 2021 bertambah 7 orang sehingga total menjadi 293 orang.

Dari Satgas Covid-19 juga melaporkan, kasus meninggal dunia sebanyak 27 orang. Dirawat 18 orang, karantina terpusat 17 orang.

Baca juga: Pelamar CPNS di Kabupaten Belu 1.838 Orang 

Untuk data keterisian tempat tidur di RSUD Atambua 64 persen dan sisa bed 36 persen sedangkan di Rumah Sakit Sito Husada keterisian tempat tidur 20 persen dan sisa beda 80 persen.

Pemerintah terus berupaya menekan lonjakan kasus covid-19 dengan memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro. Melakukan sosialisasi protokol kesehatan terus menerus dan menggenjot vaksinasi.

Selain itu, melakukan pemeriksaan dini (testing), pelacakan (tracing) dan perawatan (treatment) atau 3T.

Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp. PD kepada wartawan mengatakan, pemerintah melakukan tiga T sebagai upaya pencegahan dini. Semakin banyak orang yang dilakukan pemeriksaan dini semakin cepat pula penanganan yang bisa dilakukan pemerintah. Meski hasil test positif namun jika cepat ditangani pasien akan sembuh. Sebab, di atas 85 persen pasien covid-19 di Kabupaten Belu sembuh.

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Belu Bertambah

Bupati Belu menghimbau kepada masyarakat agar jangan takut dengan test rapid antigen yang sedang dilakukan pemerintah saat ini. Rapid antigen bertujuan untuk mengetahui lebih dini tentang kesehatan seseorang. Jika hasil test positif, pemerintah akan melakukan penangan secara terukur. Bagi orang yang positif tanpa gejala bisa lakukan isolasi mandiri tetapi pasien positif yang bergejala harus dilakukan perawatan dan pengawasan.

Untuk realisasi vaksin semua kategori sampai dengan Minggu 1 Agustus sudah mencapai 28.005 orang atau lebih dari 70 persen untuk dosis satu dan 16.402 orang dosis dua atau lebih dari 45 persen.(*)

Berita Kabupaten Belu Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved