Breaking News:

Opini Pos Kupang

Surat untuk Thomas Ola

SALAM jumpa kembali dari Melbourne. Semoga surat saya kali ini menemui Plt. Bupati Lembata, Pak Dr. Thomas Ola Langoday sekeluarga dan rakyat Lembata

Editor: Kanis Jehola

Oleh Justin L Wejak, Warga asal Baolangu, Lembata, tinggal di Melbourne, Australia

POS-KUPANG.COM - SALAM jumpa kembali dari Melbourne. Semoga surat saya kali ini menemui Plt. Bupati Lembata, Pak Dr. Thomas Ola Langoday sekeluarga dan rakyat Lembata dalam keadaan aman dan sehat menghadapi pembunuh bisu, he silent killer. Covid-19 telah membuat kita semua semakin sadar akan betapa pentingnya menjaga kesehatan raga dan jiwa.

Jutaan nyawa telah menjadi korban Covid-19, termasuk Alm. Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur pada Sabtu 17 Juli 2021 di Rumah Sakit Siloam, Kupang.

Kita doakan semua korban Covid-19 di seluruh seantero jagat, sembari pula kita saling mendoakan dan meneguhkan agar senantiasa menjaga kesehatan. Kita harus sehat supaya bisa bekerja dan belajar, bukan?

Kita harus sehat supaya bisa kembali berkumpul untuk berdoa dan berpesta ria, supaya kita bisa melancong ke mana-mana tanpa rasa takut terpapar virus pengganggu paru-paru dan pernapasan.

Baca juga: Apotik di Kota Kupang Tidak Miliki Stok Obat Covid-19

Diksi "new normal" yang digembar gemborkan selama ini tentu dimaksudkan untuk mengajak kita merangkul tantangan Covid-19 dengan mematuhi semua rekomendasi dari para pakar kesehatan dan arahan pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah.

Semoga rakyat yang bapak pimpin tidak keras kepala (stubborn) dan masa bodoh (indifferent) terhadap aturan-aturan kesehatan. Sikap abai protokol kesehatan (prokes) dan apatis sebagaimana diperlihatkan oleh segelintir warga dan pejabat lambat laun pasti membawa petaka, mudarat. Sikap ini harus dibuang. Kita harus mawas diri jaga untuk saling jaga satu sama lain.

Tugas Pejabat Terdahulu

Semua tugas penting yang ditinggalkan Almarhum Bupati Yentji Sunur, kini harus dilaksanakan bapak hingga akhir masa jabatan bapak berdua. Tentu bapak dan rakyat tahu bahwa bapak bukan bupati dalam arti sesungguhnya, melainkan "sebatas" pelaksana tugas bupati.

Namun kata "sebatas" tak berarti bapak tak punya kewenangan sebagaimana dimiliki oleh almarhum bupati terdahulu. Bapa punya kewenangan.

Baca juga: Partai Politik di NTT Siap Ambil Peran Bersama Tangani  Covid-19 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved