Berita Pemprov NTT

Wakil Gubernur NTT, Josef Adrianus Nae Soi Minta Warga Taat PPKM 

disiplin protokol kesehatan COVID-19 serta PPKM skala mikro sehingga diharapkan penyebaran Civid-19 menurun dari waktu ke waktu.

Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Josef Adrianus Nae Soi, Wagub NTT 

Wakil Gubernur NTT,  Josef Adrianus Nae Soi Minta Warga Taat PPKM 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong 

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Tiga daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur, yakni Kota Kupang, Kabupaten Sikka dan Kabupaten Sumba Timur mulai menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Sementara itu, 18 daerah lainnya menerapkan PPKM Level 3.

Penerapan PPKM Level 3 dilaksanakan berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 26 tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat level 3 level 2 dan level 1 serta mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19, tanggal 25 Juli 2021.

Penerapan PPKM ini mulai dilaksanakan senin, 26 Juli 2021.

Wakil Gubernur NTT, Josef Adrianus Nae Soi mengatakan, pelaksanaan PPKM Level 4 dan PPKM Level 3 dilaksanakan sesuai dengan instruksi pemerintah pusat.

Baca juga: Pemprov NTT Salurkan 25 Ekor Hewan Kurban Saat Idul Adha 2021 

Karena itu, Wagub Josef Nae Soi meminta seluruh masyarakat untuk taat melaksanakan ketentuan PPKM. 

Menurut Wagub Josef Nae Soi, hal itu harus dilakukan agar seluruh wilayah NTT dapat keluar dari pandemi Covid-19. 

"Pelaksanaan PPKM Level 4 dan level 3 sesuai dengan pemerintah pusat, sudah ada garis dan batasnya yang diinstruksikan kepada pemerintah provinsi serta kota dan kabupaten," kata Wagub Josef Nae Soi kepada wartawan usai paripurna DPRD NTT, Senin 26 Juli 2021 siang. 

"Bagi daerah yang PPKM tingkat 4 saya kira kita semua harus taat supaya bisa keluar dari masalah ini," lanjut mantan anggota fraksi Golkar DPR RI itu. 

Ia mengatakan, pencegahan dan penanganan pandemi Covid-19 di NTT harus dilakukan secara komprehensif dan integral. 

Baca juga: Meninggal Di Kupang Akibat Covid-19, Bupati Sunur Dimakamkan di Lembata, Ini Penjelasan Pemprov NTT

"Mau varian baru atau apapun, namanya COVID-19 harus ditangani secara komprehensif dan integral. Komprehensif dan integral itu maksudnya, preventif, pengobatan dan melakukan hal sesuai dengan protokol kesehatan supaya bisa tidak terjangkit atau yang positif bisa sembuh dari covid-19," tambah dia. 

Sebelumnya, dalam tanggapan Gubernur NTT atas pandangan umum fraksi dalam sidang paripurna DPRD NTT, Wagub Nae Soi menyampaikan, pemerintah melalui Tim Gugus Tugas di pelbagai tingkatan terus melakukan sosialisasi dan penegakan disiplin protokol kesehatan COVID-19

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved