Breaking News:

BPKP Kawal Penyaluran Bantuan Beras PPKM untuk NTT

Program Keluarga Harapan (PKH) dan penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) khususnya di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur

Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/Dok. BPKP NTT
Penyaluran perdana Bantuan Sosial (BANSOS) Beras yang berlangsung di tiga kelurahan di Kota Kupang, Senin 19 Juli 2021.  

BPKP Kawal Penyaluran Bantuan Beras PPKM untuk NTT

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong 

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Bantuan beras PPKM 2021 mulai disalurkan bagi penerima manfaat di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Senin, 19 Juli 2021. 

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Nusa Tenggara Timur, Sofyan Antonius mengawal langsung penyaluran perdana Bantuan Sosial (BANSOS) Beras yang berlangsung di tiga kelurahan di Kota Kupang

Penyaluran tersebut juga dihadiri langsung oleh Walikota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore dan juga Kepala Perum Bulog Kanwil NTT,  Asmal.

Penyaluran perdana dilaksanakan di kelurahan Oetete, Oebobo, dan juga kelurahan Kayu Putih.

Baca juga: Lakmas CW NTT Desak BK DPRD TTU Panggil Oknum Anggota yang Diduga Kerja  Proyek di Rote Ndao

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Nusa Tenggara Timur, Sofyan Antonius mengatakan, pengawasan yang dilakukan BPKP terkait dengan bantuan Pemerintah Pusat di Provinsi NTT.

Hal tersebut dilaksanakan untuk menjalankan amanat Presiden Republik indonesia terkait monitoring bantuan sosial (bansos) beras Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang ditujukan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) khususnya di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur

Antonius menyebut, total target penerima bantuan untuk seluruh wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur sebanyak 524.265 KPM. Sementara target penerima bantuan khusus untuk Kota Kupang sebanyak 22.518 KPM. 

Penerima bantuan, kata dia, akan mendapatkan 10 kg beras per KPM per bulan dan akan mendapatkan Bantuan Sosial Tunai sebesar Rp 600.000 Rupiah untuk dua bulan. 

Baca juga: Update Covid-19, 31 Sembuh dan Satu Meninggal Dunia di Sumba Timur

Beras yang digunakan untuk bansos merupakan beras premium yang diambil dari cadangan beras pemerintah. Beras yang dibagikan tersebut sudah dilakukan uji tanak yang menandakan beras sangat layak untuk dikonsumsi. 

Total beras yang akan disalurkan di Provinsi Nusa Tenggara Timur sebanyak 5.242.650 kg. 

“Perwakilan BPKP Provinsi Nusa Tenggara Timur berkomitmen untuk terus mengawal Program Pemerintah serta mendampingi Perum BULOG, PT Pos dan juga Pemerintah Daerah agar apa yang disampaikan dapat tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat guna,” tegas Sofyan Antonius. (*) 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved