Breaking News:

Berita Belu

Bupati Belu Sambut Baik Terobosan E-Arsip Berbasis Digital

Program ini juga sejalan dengan misi pemerintah yakni Belu Satu Data dan berbasis digital.

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp. PD saat membuka sosialisasi E-Arsip Berbasis Digital Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Integritas (SRIKANDI) di lingkup Pemerintah Kabupaten Belu, Jumat 16 Juli 2021.  

Menurut Bupati, sebelum mengikuti acara tersebut ia sempat berdialog dengan pegawai di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Ia mendapat laporan bahwa selama ini pemerintah kurang memperhatikan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Baca juga: NTT Belum Mulai Vaksinasi Bagi Anak Usia 12-17 Tahun, Ini Penjelasannya

Di masa kepemimpinannya, pemerintah akan memberikan dukungan penuh seperti gedung, peralatan dan SDM sehingga program SRIKANDI tak hanya sebatas konsep tetapi dapat terwujud. 

Lanjut Bupati Belu, cita-cita menuju Belu satu data bukan hanya sebatas wacana tapi Pemerintah Kabupaten Belu sudah mulai menerapkannya seperti pelaporan kasus COVID-19 berbasis online, realtime, mudah diakses oleh siapa saja dan kapan saja. 

Bupati Belu optimis, dengan perencanaan yang baik dan matang serta pendampingan yang maksimal, Kabupaten Belu menjadi kabupaten di NTT yang bisa melaksanakan digitalisasi secepatnya. 

Untuk menuju Belu satu data tentu tidak cukup dikerjakan oleh pemerintah saja tetapi butuh dukungan stakeholder seperti dunia usaha, masyarakat, partai politik dan lain-lain untuk saling berkoordinasi. 

Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Belu, Jony A. Martins S.STP dalam laporannya mengatakan, kegiatan tersebut menindaklanjuti pertemuan yang dihadiri Bupati Belu di Jakarta 4 Juli lalu. 

Baca juga: NTT Belum Mulai Vaksinasi Bagi Anak Usia 12-17 Tahun, Ini Penjelasannya

Kemudian, sesuai dengan Perpres nomor 95 tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sebagai leading sektor dalam pengelolaan dan penataan arsip perlu melakukan penataan serta sosialisasi bagi OPD lingkup Pemkab Belu. Peserta sosialisasi sebanyak 42 OPD yang dilaksanakan secara virtual

Sosialisasi bertujuan mengajak OPD untuk mengelola arsip secara baik menuju digitalisasi serta pimpinan OPD menyiapkan pengelola, fasilitas, kelengkapan arsip yang akan bergerak dari manual ke digital.

“Ke depan, semua data dan arsip harus dalam bentuk softcopy dan disimpan secara rapi sehingga tidak ada data yang tercecer", kata Martins. 

Sosialisasi ini menghadirkan narasumber Dirjen Kearsipan Daerah I, DR. Muhammad Sumitro, MAP dan dari akademisi, DR. Ulu Emanuel, M.ED. (*).

Berita Kabupaten Belu terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved