Berita Belu
Bupati Belu Sambut Baik Terobosan E-Arsip Berbasis Digital
Program ini juga sejalan dengan misi pemerintah yakni Belu Satu Data dan berbasis digital.
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
Bupati Belu Sambut Baik Terobosan E-Arsip Berbasis Digital
Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas
POS KUPANG. COM, ATAMBUA--Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp. PD menyambut baik terobosan dan inovasi penataan kearsipan berbasis digital yang dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Belu.
Program yang dinamakan E-Arsip Berbasis Digital Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Integritas (SRIKANDI) ini mulai disosialisasikan di lingkup Pemerintah Kabupaten Belu,
Jumat 16 Juli 2021.
Sosialisasi yang dilaksanakan secara virtual ini dibuka Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp. PD didampingi Plt Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Belu, Jony A. Martins S.STP. Hadir saat itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Belu, Drs Marsel Mau Meta
Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Belu, Marsianus Loe Mau SH dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu, Jonisius R. Mali
Dalam sambutannya, Bupati Belu mengemukakan, kearsipan berbasis digital sangat penting terutama di era sekarang.
Baca juga: SMAN 2 Tasifeto Timur-Belu Rayakan Ultah Sekolah Dengan Tanam Sukun. Ini Maknanya
Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Belu menyambut baik dan akan mewujudkan program SRIKANDI di Kabupaten Belu.
Program ini juga sejalan dengan misi pemerintah yakni Belu Satu Data dan berbasis digital.
"Cita-cita kita bahwa Belu satu data melalui digitalisasi dan kami menyambut baik sosialisasi ini. Pemkab Belu akan mendukung penuh terhadap kebutuhan arsip digitalisasi," ungkap Bupati Belu.
Menurut Bupati, sebelum mengikuti acara tersebut ia sempat berdialog dengan pegawai di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Ia mendapat laporan bahwa selama ini pemerintah kurang memperhatikan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Baca juga: NTT Belum Mulai Vaksinasi Bagi Anak Usia 12-17 Tahun, Ini Penjelasannya
Di masa kepemimpinannya, pemerintah akan memberikan dukungan penuh seperti gedung, peralatan dan SDM sehingga program SRIKANDI tak hanya sebatas konsep tetapi dapat terwujud.
Lanjut Bupati Belu, cita-cita menuju Belu satu data bukan hanya sebatas wacana tapi Pemerintah Kabupaten Belu sudah mulai menerapkannya seperti pelaporan kasus COVID-19 berbasis online, realtime, mudah diakses oleh siapa saja dan kapan saja.
Bupati Belu optimis, dengan perencanaan yang baik dan matang serta pendampingan yang maksimal, Kabupaten Belu menjadi kabupaten di NTT yang bisa melaksanakan digitalisasi secepatnya.
Untuk menuju Belu satu data tentu tidak cukup dikerjakan oleh pemerintah saja tetapi butuh dukungan stakeholder seperti dunia usaha, masyarakat, partai politik dan lain-lain untuk saling berkoordinasi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Belu, Jony A. Martins S.STP dalam laporannya mengatakan, kegiatan tersebut menindaklanjuti pertemuan yang dihadiri Bupati Belu di Jakarta 4 Juli lalu.
Baca juga: NTT Belum Mulai Vaksinasi Bagi Anak Usia 12-17 Tahun, Ini Penjelasannya
Kemudian, sesuai dengan Perpres nomor 95 tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sebagai leading sektor dalam pengelolaan dan penataan arsip perlu melakukan penataan serta sosialisasi bagi OPD lingkup Pemkab Belu. Peserta sosialisasi sebanyak 42 OPD yang dilaksanakan secara virtual.
Sosialisasi bertujuan mengajak OPD untuk mengelola arsip secara baik menuju digitalisasi serta pimpinan OPD menyiapkan pengelola, fasilitas, kelengkapan arsip yang akan bergerak dari manual ke digital.
“Ke depan, semua data dan arsip harus dalam bentuk softcopy dan disimpan secara rapi sehingga tidak ada data yang tercecer", kata Martins.
Sosialisasi ini menghadirkan narasumber Dirjen Kearsipan Daerah I, DR. Muhammad Sumitro, MAP dan dari akademisi, DR. Ulu Emanuel, M.ED. (*).
Berita Kabupaten Belu terkini