Breaking News:

Bupati Belu, Agustinus Taolin Berharap Tak Ada Lagi Masalah Hukum di Bidang Pertanahan

Pemda Belu segera memiliki website pelayanan agar data BPN dan Pemda segera diintegrasikan dan berbasis online. 

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD dan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Belu, Jose M. Fernando, S.SIT, SH, MPA menandatangani MoU sertifikasi tanah terhadap data PPB P2 di Ruang Kerja Bupati Belu, Senin 12 Juli 2021.  

Bupati Belu, Agustinus Taolin Berharap Tak Ada Lagi Masalah Hukum di Bidang Pertanahan

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas

POS KUPANG. COM| ATAMBUA-Pemerintah Kabupaten Belu melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Belu. 

Penandatanganan MoU dan PKS ini tentang penerapan sistim sertifikasi tanah terhadap data Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Perdesaan dan Perkotaan (PPB P2) yang terintegrasi.

Tujuan MoU ini untuk rekonsialisasi data wajib pajak bea perolehan hak atas tanah dan/atau bangunan dan pajak bumi dan bangunan sektor perdesaan dan perkotaan, aplikasi terintegrasi, pembuatan peta persil obyek PBB P2 serta Host to host. 

Selain itu juga untuk menindaklanjuti Ren-Aksi KPK dalam upaya peningkatan pendapatan asli daerah dari sektor pajak.

Baca juga: Dua Hari Menghilang, Warga Belu Bernadus Ledo Ditemukan Tak Bernyawa

Penandatanganan MoU ini dilakukan Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD dan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Belu, Jose M. Fernando, S.SIT, SH, MPA disaksikan Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM. Acara ini dilakukan di Ruang Kerja Bupati Belu, Senin 12 Juli 2021. 

Selanjutnya dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Belu, Marsianus M. Loe, SH dan Kepala Badan Pertanahan Kabupaten Belu, Jose M. Fernando, S.SIT.,SH., MPA yang disaksikan oleh Bupati dan Wakil Bupati Belu. 

Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin mengatakan, penandatangan MoU antara Pemda Belu dan Kantor Pertanahan Kabupaten Belu diharapkan dapat mengatasi hambatan-hambatan yang dialami serta memiliki data yang lebih akurat. Kemudian mengatasi masalah hukum terkait pertanahan. 

“Kita berharap semoga ke depan tidak terjadi masalah-masalah hukum terkait dengan pertanahan", pinta Bupati Agus Taolin.

Baca juga: Warga Serbu Vaksinasi Massal di Poltekes Kemenkes Kupang

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved