Antre dan Berkerumun, Satgas Kota Kupang Minta Pelaksanaan Vaksinasi Massal Perlu Diatur Ulang

namun dengan kondisi demikian ia berharap tidak adanya kluster baru usai pelaksanaan vaksinasi.

Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/IRFAN HOI
Antrean warga di depan gerbang kantor Kejati NTT untuk mendapat vaksin, 10 Juli 2021.  

Antre dan Berkerumun, Satgas Kota Kupang Minta Pelaksanaan Vaksinasi Massal Perlu Diatur Ulang

Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Antrean dan kerumunan besar warga 'meledak' di depan Kantor Kejati NTT yang merupakan tempat penyelenggaraan vaksinasi massal bagi warga NTT.

Antrean warga yang menimbulkan kerumunan besar ini tidak terhindarkan sejak pagi tadi, Sabtu 10 Juli 2021.

Juru bicara satuan tugas (satgas) Penanganan Covid-19 Kota Kupang, Ernest Ludji yang dimintai tanggapannya terhadap kondisi ini mengatakan kegiatan seperti ini agar diatur ulang tata laksanaan dalam penerimaan vaksin.

Ernset menyebut pelaksana kegiatan tersebut merupakan unsur dari satgas Provinsi sehingga ia pun enggan memberi komentar lebih jauh terkait dengan penumpukan warga saat mengantre di depan kantor Kejati untuk mendapat vaksin.

Baca juga: Partisipasi Prajurit Yonif 743/PSY Donor Plasma Darah di PMI Kota Kupang 

"Saya tidak bisa kasih tanggapan, karena Kejati itu masuk dalam satgas provinsi. Yang laksanakan itu satgas juga, sebaiknya koordinasi dengan Kejati," katanya ketika dihubungi Pos Kupang, Jumat 10 Juli 2021 malam.

Dia mengatakan harusnya satgas juga sudah mengetahui aturan pencegahan Covid-19, namun dengan kondisi demikian ia berharap tidak adanya kluster baru usai pelaksanaan vaksinasi.

Sebab, menurut dia, yang kewalahan nantinya adalah satgas di tingkat Kota ketika adanya masyarakat terpapar Covid-19.

Terkait dengan hal ini juga dia meminta untuk satgas ditingkat Provinsi maupun Kota bisa memberi contoh yang baik kepada masyarakat agar penyebaran kasus Covid bisa diredam. 

Baca juga: Cegah Sebaran Virus, Warga Kota Kupang Membludak Ikut Antrian Vaksin di Kantor Kejati NTT

"Kita doakan semoga tidak ada kluster baru," ujarnya.

Baginya animo masyarakat yang begitu besar untuk mendapat vaksin, merupakan hal yang sangat baik dan patut diapresiasi.

Namun, teknis ataupun metode penyelenggaraan vaksinasi bisa diatur dengan lebih memperhatikan Prokes pencegahan Covid-19.

Antusias masyarakat juga, menurut Ernset, merupakan hal yang sangat baik dan Pemkot sangat bersyukur dan mengapresiasi hal tersebut

Baca juga: Permintaan Oksigen Meningkat, Anggota DPRD Kota Kupang Himbau Masyarakat Taat Prokes

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved