58 Sampel Swab di Kabupaten Sumba Timur Belum Diperiksa
Saat ini masih ada 58 sampel swab di Kabupaten Sumba Timur yang belum diperiksa. Pemeriksaan ini dilakukan di laboratorium PCR RSUD Um
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/WAINGAPU -- Saat ini masih ada 58 sampel swab di Kabupaten Sumba Timur yang belum diperiksa. Pemeriksaan ini dilakukan di laboratorium PCR RSUD Umbu Rara Meha Waingapu.
Data diperoleh dari Posko Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Timur, Rabu 16 Juni 2021 menyebutkan, sampel atau spesimen swab yang belum ada hasil pemeriksaan sebanyak 58 sampel.
Total sampel yang diambil untuk diperiksa secara Polymerase Chain Reaction (PCR), Test Cepat Molekuler (TCM) dan juga rapid Antigen sebanyak 13.365 sampel.
Dari jumlah sampel itu, 10.024 sampel negatif, 2.283 sampel terkonfirmasi positif dan 58 sampel belum ada hasil.
Pasien positif Covid-19 sampai sekarang berjumlah 1.541 orang, dengan rincian sebanyak 1.422 pasien dinyatakan sembuh, 50 pasien meninggal dunia dan 69 pasien masih dirawat.
Pada hari yang sama, hasil pemeriksaan PCR, terdapat dua sampel positif dan 13 sampel negatif. Sementara rapid Antigen, ada delapan sampel positif.
Penambahan 10 kasus positif itu berasal dari Kecamatan Kambera, Lewa Tidahu dan Umalulu masing-masing satu kasus, sedangkan dari Kecamatan Pahunga Lodu sebanyak tujuh kasus.
Selain itu ada delapan kasus dinyatakan sembuh, yakni dari Kecamatan Kota Waingapu, Kambera dan Kanatang masing-masing satu kasus, Kecamatan Lewa Tidahu dua kasus.
Baca juga: Eksekusi Penalti Gagal, Gareth Bale Malah Dinobatkan Jadi Pemain Terbaik Turki vs Wales Euro 2020
Baca juga: Klub Raksasa Sepakbola Spanyol Umumkan Sergio Ramos Tinggalkan Real Madrid Setelah Lewati 16 Musim
Wakil Bupati Sumba Timur, David Melo Wadu,S.T meminta Dinas Kesehatan setempat agar melakukan pendataan perkembangan pelaksanaan vaksinasi.
David meminta agar pelayanan vaksinasi agar dimaksimalkan terlebih di puskesmas-puskesmas.
Baca juga: Tsunami Terjang Wilayah Perairan Maluku Utara Setelah Gempa Magnitudo 6,1, Ini Penegasan BMKG
Baca juga: DPRD Sebut Wacana Pemkot Kupang Bantu PNS dan PTT Uang Muka Rumah Tidak Berdasar
