Breaking News:

DPRD Sebut Wacana Pemkot Kupang Bantu PNS dan PTT Uang Muka Rumah Tidak Berdasar

DPRD Kota Kupang wacana Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang untuk membantu memberikan uang muka rumah bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan PTT yang

Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
Anggota DPRD Kota Kupang, Yuven Tukung 

DPRD Sebut Wacana Pemkot Kupang Bantu PNS dan PTT Uang Muka Rumah Tidak Berdasar

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang, Yuvensius Tukung menyebut wacana Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang untuk membantu memberikan uang muka rumah bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang belum memilki rumah, adalah hal yang tidak berdasar dan merupakan wacana semata.

Wacana tersebut baginya merupakan kebijakan yang harus dipikirkan kembali. Menurutnya, ditengah situasi usai dihantam badai Seroja, Pemkot harusnya bisa lebih mendekatkan pelayanan dan bantuan ke masyarakat terdampak.

Selain bencana Seroja, kata Yuven, pandemi Covid-19 yang belum usai juga mestinya menjadi perhatian dari Pemkot untuk memulihkan kondisi perekonomian masyarakat.

"Ini harus ada alasan yang kuat ya. Apakah tidak mampu, apakah karena terdampak bencana. Menurut saya saat ini pemerintah bisa lebih konsentrasi pada masyarakat yang kena dampak dari Covid dan Seroja," jelasnya, ketika dihubungi pos Kupang, Rabu 16 Juni 2021.

Ketua Fraksi NasDem DPRD Kota Kupang ini mengungkapkan begitu banyak persoalan yang saat ini dihadapi seperti angka stunting yang naik dan gizi buruk, perlu menjadi perhatian serius Pemkot sebelum menjalankan kebijakan lainnya.

Baca juga: Kalah Skor 2-0 vs Wales, Turki Gagal ke 16 Besar, Wales Gusur Italia di Puncak Klasemen Grup A

Baca juga: Azzuri Italia Hancurkan Swiss Skor 3-0 via Gol Locatelli dan Immobile, Gusur Wales Lolos 16 Besar

Dia menyebut, wacana tersebut juga akan hanya sekedar wacana. Pasalnya, hal tersebut belum di bahas bersama DPRD untuk anggaran yang digunakan dalam menjalankan kebijakan yang dinilainya sebagai janji tak berkepastian ini.

Untuk penggunaan angaran yang akan digunakan, disebutkan Yuven, sejauh ini dirinya juga belum mengetahui pos anggaran yang akan digunakan. Sehingga, jika tetap dipaksakan, Pemkot harus menjelaskan kepada DPRD terkait wacana ini.

Baca juga: Klub Raksasa Sepakbola Spanyol Umumkan Sergio Ramos Tinggalkan Real Madrid Setelah Lewati 16 Musim

Baca juga: Perubahan Jadwal dan Aturan Pemain Asing di Piala Walikota Solo Pelatih Persib Maung Bandung Heran

Dia menerangkan, PNS dan PTT merupakan kategori masyarakat yang mempunyai kemampuan mencukupi. Bantuan-bantun bisa diarahkan kepada masyarakat yang berekonomi rendah, terutama bagi warga yang terkena dampak badai siklon Seroja.

Yuven mengklaim, jumlah APBD pada sektor infrastruktur di era kepimimpian Wali Kota saat ini berada di kisaran 30 miliran. Anggaran tersebut menyebabkan konsep yang disodorkan Pemkot akan tidak berimbang dengan kondisi anggaran. 

Kasus Eksploitasi 16 Anak di Sikka, Kadis PPPA NTT Minta Masyarakat Lapor Bila Ada Temuan Serupa 

Politisi NasDem ini juga menantang Pemkot untuk mewujudkan kebutuhan air bersih bagi warga Ktoa Kupang sesuai dengan program unggulan Wali Kota Jefri sejak awal menjadi Wali Kota Kupang. (Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi)

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang, Yuvensius Tukung
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang, Yuvensius Tukung (foto: Irfan Hoi/)
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved