Breaking News:

Vaksinasi Covid-19 Gelombang Pertama Provinsi NTT Baru 30 persen

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 gelombang pertama untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur ( Provinsi NTT) baru mencapai 30 persen

POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Ilustrasi | Vaksinasi AstraZeneca bagi umat Paroki Santo Fransiskus Assisi Kolhua Kupang 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 gelombang pertama untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur ( Provinsi NTT) baru mencapai 30 persen.

Proses Vaksinasi Gelombang I yang mencakup Periode Vaksinasi sejak Januari hingga April 2021 menargetkan total 877.852 orang. Terdiri dari tenaga kesehatan sebanyak 32.221 orang, pelayanan publik sebanyak 402.222, serta lansia sebanyak 443.309 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kependudukan dan Catatan Sipil NTT dr. Messerasi Ataupah mengatakan hingga 8 Juni 2021, realisasi vaksin dosis pertama Gelombang I untuk Provinsi NTT baru mencapai 30 persen sementara dosis kedua untuk Gelombang pertama baru 15 persen.

Vaksin dosis pertama untuk proses vaksinasi Gelombang I baru diberikan kepada 264.382 orang, sementara itu, realisasi vaksin dosis kedua baru diberikan kepada 128.864 orang dari total 877.852 orang.

Baca juga: TKI Pulang Kampung, Bupati Malaka Perintahkan Tim Satgas Covid Siaga

Baca juga: Aktivitas Gunung Merapi Siaga, Dalam 6 Jam Sudah Tiga Kali Muntahkan Awan Panas Sejauh 2 KM

Messerasi mengatakan vaksinasi gelombang I masih berlangsung dan masih ada 752.889 orang yang belum mendapat vaksinasi COVID-19 dosis lengkap.

Ia merinci, untuk kategori tenaga Kesehatan, dari target 32.221 orang, realisasi vaksin dosis pertama telah diterima oleh 34.812 orang, sedangkan vaksin dosis kedua telah diterima 32.057 orang dan sebanyak 2.755 orang belum mendapat vaksin dosis kedua atau lengkap.

Untuk lansia, dari jumlah target sebanyak 443.409 orang, baru terealisasi vaksin dosis pertama kepada 23.323 orang dan vaksin dosis kedua kepada 12.396 orang. Sebanyak 10.927 orang belum mendapat vaksin dosis kedua atau lengkap.

Baca juga: Anggota DPRD Manggarai Barat: Kekurangan Air Bersih Bagi Warga Labuan Bajo Masalah Klasik

Baca juga: Bupati Belu Tindaklanjuti Masukan Dari Stakeholder dalam RPJMD 2021-2026

Sementara untuk Publik, dari total target 402.222 orang, baru terealisasi vaksin dosis pertama kepada 206.246 orang dan vaksin dosis kedua pada 84.411 orang. Sementara itu, sebanyak 121.835 orang belum mendapat vaksin dosis kedua atau lengkap.

Karena itu, dari jumlah total sebanyak 877.852 orang yang ditargetkan, realisasi vaksin pertama baru diterima oleh 264.381 orang dan vaksin dosis kedua baru diterima 128.864 orang. Sementara itu, sebanyak 135.517 orang belum mendapat vaksin dosis kedua.

"Cakupan vaksinasi paling rendah itu terjadi pada lansia yakni baru sebanyak 12.398 orang atau 3 persen yang sudah dapat vaksin lengkap," ujar Messerasi.

Halaman
12
Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved