Breaking News:

Pinjaman Daerah Rp 1 Triliun Pemda Mabar, Inocentius Peni Nilai Langkah Maju

Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Inocentius Peni mengatakan, langkah pemerintah melakukan pinjaman daerah

Penulis: Gecio Viana | Editor: Kanis Jehola
Pinjaman Daerah Rp 1 Triliun Pemda Mabar, Inocentius Peni Nilai Langkah Maju
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Inocentius Peni

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Inocentius Peni mengatakan, langkah pemerintah melakukan pinjaman daerah merupakan langkah maju demi akselerasi pembangunan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mabar melakukan pengajuan pinjaman daerah ke Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar Rp 1 Triliun.

Pinjaman ini selanjutnya akan digunakan untuk membangun sebanyak 33 ruas jalan di 12 kecamatan di kabupaten Mabar, 1 unit pelataran parkir dan pembangunan rumah dan toko (ruko).

"Ini langkah maju pemerintah. Ini demi akselerasi pembangunan, contohnya Ruas jalan Daleng-Reweng-Kaca-Wae Mege, bayangkan sudah 2 tahun anggaran baru sampai Kakor, baru belasan kilometer, belum setengah pengerjaan juga. Jadi pola seperti ini terus dipertahankan, sampai kapan pembangunan," katanya saat ditemui di Kantor DPRD Mabar, Selasa 8 Juni 2021.

Baca juga: Camat Aloisius : Polisi Hukum Warga yang Terlibat Kasus Perampasan dan Pencurian Handphone

Baca juga: Camat Satar Mese Utara Geram Minta Polisi Hukum Warga Yang Terlibat Kasus Pencurian

Diakuinya, secara regulasi pinjaman daerah sangat mungkin dilakukan dan pemerintah pun dinilai dapat membayar cicilan utang tersebut.

"Dulu mungkin tidak ada regulasi, nah sekarang mumpung ada aturannya, kita manfaatkan, persoalannya apakah kita mampu dari potensi yang kita punya sangat mampu. Potensi kita besar kalau lihat RPJMD, target Pendapatan Asli Daerah hingga Rp 1 triliun pada 2025," tegasnya.

Dijelaskannya, pinjaman daerah yang dilakukan demi peningkatan infrastruktur serta kemajuan daerah.

"Ada yang berpendapat, nanti pemerintah selanjutnya tanggung utang, bagi saya sama saja, kalau tidak dibangun infrastruktur saat ini, pemerintahan selanjutnya akan menanggung utang infrastruktur yang masih buruk," katanya.

Baca juga: Kepolisian Imbau Masyarakat Manggarai Waspada Terhadap Aksi Pencurian

Baca juga: Setuju Pinjaman Daerah, Darius Angkur Ingatkan Pemda Mabar Gunakan Sesuai Peruntukan

Namun demikian, pihaknya mendorong agar Pemda Mabar mengelola dana tersebut dengan baik, sebagai catatan Pemda Mabar harus memperhatikan sumber daya manusia yang berkompeten agar menggunakan anggaran tersebut secara tepat.

"Saat membangun sekarang, pemerintahan selanjutnya tidak lagi memikirkan infrastruktur yang buruk, persoalan saat ini apakah itu bisa dikelola dengan baik dan benar serta bertanggung jawab. Itulah kontrol dari kita. Kami berharap memastikan tepat sasaran dan tepat guna," tegasnya.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved