Breaking News:

Kunker ke Ngada, Gubernur NTT Berkunjung ke Kebun Jahe Milik Bupati Ngada

Kunker ke Kabupaten Ngada, Gubernur NTT Berkunjung ke Kebun Jahe Milik Bupati Ngada

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat memberi arahan dalam kegiatan kunjungan kerja di Kabupaten Ngada, Minggu 23 Mei 2021. 

Kunker ke Kabupaten Ngada, Gubernur NTT Berkunjung ke Kebun Jahe Milik Bupati Ngada

POS-KUPANG.COM | BAJAWA-Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat bersama dengan rombongan kembali melakukan kunjungan kerja ke wilayah Kabupaten Ngada, pada Minggu 23 Mei 2021.

Dalam kunjungan kerja kali ini, Gubernur Viktor melihat langsung kebun jahe milik Bupati Ngada Andreas Paru di Desa Watunai, Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dalam arahannya memberikan apresiasi kepada Bupati Ngada Andreas Paru karena telah mengambil langkah dengan membuka kebun jahe. Untuk itu dirinya meminta langkah inovatif harus dilakukan oleh pemerintah dalam rangka untuk mendorong peningkatan ekonomi.

Baca juga: Bocah Penderita Kanker Ganas di Labuan Bajo Jalani Pengobatan di Bali

Baca juga: Begini Kronologi Lengkap Bocah 4 Tahun Tewas Akibat Terbawa Arus Air Sejauh 600 Meter

"Saya yakin sebelum bupati menanam jahe, daerah ini tidak seperti sekarang ini. Khususnya saya, memberikan apresiasi terhadap pemerintah daerah. Kita bersyukur sebagai pemimpin di daerah ini dapat mengambil langkah-langkah seperti ini," ungkapnya.

Gubernur Viktor berharap kepada pemerintah daerah supaya terus melakukan langkah-langkah inovatif dalam membangun daerah meskipun dalam situasi pandemi covid-19. Dirinya mengaku senang dengan pemimpin di Kabupaten Ngada yang dinilai mampu mengkapitalisasi aset sehingga aset dapat bermanfaat bagi peningkatan ekonomi.

"Kapitalisasi itu, mengerjakan aset supaya aset ada manfaat buat kita. Jangan omong aset, asetnya tidur kita tidak mendapatkan apa-apa. Oleh karena itu, inovasi seperti ini, kreativitas seperti ini dalam situasi yang buruk seperti ini sangat dibutuhkan," ungkapnya.

Baca juga: Tampil Semakin Gagah dan Masif All New CB150R Streetfire Resmi Dilaunching di Jatim & NTT

Baca juga: Kronologi Romelos Warga Fatukanutu Membacok Bernat Faot Hingga Tewas

Sementara itu, Bupati Ngada, Andreas Paru dalam sambutannya mengatakan bahwa, lahan jahe seluas tujuh hektar tersebut digarap hanya semata-mata memberikan contoh dan motivasi serta inovasi kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Ngada.

"Sehingga komoditi-komoditi unggulan yang mempunyai nilai ekonomisnya sangat tinggi dapat dimaksimalkan oleh masyarakat," ungkapnya.

Dijelaskan Andreas, pemerintah daerah Kabupaten Ngada dibawah kepemimpinannya bersama dengan Wakil Bupati akan memaksimalkan potensi-potensi yang ada. Potensi yang paling utama yakni sektor pertanian dan pariwisata.

Dijelaskannya, banyak lahan pertanian milik masyarakat yang belum dikelolah dengan baik. Untuk itu, jika semua lahan-lahan tersebut dimaksimalkan maka akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Berita Kabupaten Ngada

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved