Pembunuhan di Kupang
Kronologi Romelos Warga Fatukanutu Membacok Bernat Faot Hingga Tewas
Ini kronologi Romelos warga Fatukanutu Kabupaten Kupang membacok Bernat Faot hingga tewas

Ini kronologi Romelos warga Fatukanutu Kabupaten Kupang membacok Bernat Faot hingga tewas
POS-KUPANG.COM | KUPANG--Bernat Faot (52), petani yang juga warga RT 21/RW 11, Dusun 6, Desa Fatukanutu, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang tewas dibacok, Minggu 23 Mei 2021.
Korban dibacok oleh pelaku RAT alias Romelos (49), warga RT 16/RW 08, Dusun 4, Desa Fatukanutu, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang.
Kapolsek Kupang Timur, Iptu Viktor H Seputra, SPi MSi dalam penjelasannya, Minggu, 23 Mei 2021 mengakui kalau kejadian ini persisnya terjadi sekitar pukul 17.00 Wita di kampung Oenunu, Desa Fatukanutu, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang.
Baca juga: Sebelum Dibekuk Polisi Pelaku Pembunuhan Romelos Sempat Kabur Dua Jam
Baca juga: Pelaku Pembunuhan di Fatukanutu Kabupaten Kupang Diduga Alami Gangguan Jiwa
"Telah terjadi kasus pembunuhan di kampung Oenunu Desa Fatukanutu, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang. Kasus ini berawal pada Minggu (23/5/2011) sekitar pukul 15.30 wita," tegas dia
Kapolsek melanjutkan, saat itu korban melihat pelaku yang sedang mengambil kelapa milik korban. Kemudian, korban menegur pelaku. Akan tetapi pelaku tidak menerima ditegur oleh korban.
Pelaku pun spontan mengambil sebilah parang yang sudah dibawa pada saat datang untuk mengambil kelapa.
Pelaku langsung menyerang korban dengan parang tersebut dan mengenai tubuh bagian kepala belakang dan pelipis kanan secara berulang ulang mengakibatkan korban jatuh.
"Setelah korban terjatuh pelaku langsung melarikan diri," ujar Kapolsek Kupang Timur.
Baca juga: Pembunuh Bernat Faot Sudah Ditangkap Pihak Kepolisian Polres Kupang Masih Ada Hubungan Keluarga
Baca juga: BREAKING NEWS: Gara-gara Kelapa, Seorang Pria di NTT Tewas Usai Ditebas Dengan Parang
Pasca menerima laporan polisin polisi mendatangi dan mengamankan lokasi kejadian.
Korban kemudian dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang untuk visum setelah sebelumnya dibawa ke RSUD Naibonat Kabupaten Kupang.
Polisi juga masih mengejar pelaku yang melarikan diri pasca kejadian ini.
"Korban kami bawa dengan ambulans ke Rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang dan anggota lain mengejar tersangka," tandasnya.
Pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi yakni, Daniel Fanu, Stenlihard Renama (30) dan Jublina Faot, warga RT 17/ RW 09, Dusun IV, Desa Fatukanutu, Kecamatan Amabi Oefeto terkait kejadian sadis tersebut.
Bernat Faot, tewas merenggang nyawa, Minggu (23/5/2021) petang dibacok dengan parang pada kepala bagian belakang dan leher.
Saat ditemukan, korban mengenakan celana pendek warna gelap dan baju kaos garis-garis warna cerah.
Pada kepala bagian belakang ditemukan luka menganga. Korban ditemukan dengan posisi tidur menyamping ke kiri.
Sebagian tubuh korban bagian bawah terutama kaki korban terendam dalam air diantara pohon kelapa dan pohon pinang. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon)