Selasa, 7 April 2026

Api Merambat Cepat, Rumah di Kelurahan Kamalaputi Sumba Timur Ludes Terbakar

Rumah yang terbakar itu adalah rumah dengan konstruksi dinding dominan dari anyaman bambu atau gedeg. 

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
TRIBUNMEDAN/Indra Gunawan
Ilustrasi kebakaran rumah 

Api Merambat Cepat, Rumah di Kelurahan Kamalaputi Sumba Timur Ludes Terbakar

POS-KUPANG.COM|WAINGAPU -- Rumah di Kelurahan Kamalaputi, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Informasi yang diperoleh di lokasi kejadian, Jumat 14 Mei 2021, rumah yang terbakar itu terletak di RT. 10 A/RW 5, Manubara, Kelurahan Kamalaputi.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 19.00 wita dan tidak ada korban jiwa. 

Baca juga: Dandim 1601 Sumba Timur Beri Pesan Penting untuk Pasien Covid-19 yang Jalani Isolasi Mandiri 

Rumah yang terbakar itu adalah rumah dengan konstruksi dinding dominan dari anyaman bambu atau gedeg.

Kebakaran ini mengundang banyak warga yang lari ke lokasi untuk melihat dari dekat.

Sementara itu, di sekitar lokasi kebakaran, pihak PLN langsung memadamkan listrik yang ada pada jalur titik atau lokasi kebakaran.

Saksi mata kasus kebakaran rumah yang terjadi  di Kelurahan Kamalaputi, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur menyebut api merambat begitu cepat. Kebakaran ini terjadi pada Jumat 14 Mei 2021 malam.

Baca juga: Baru 2,02 Persen Warga Sumba Timur yang Divaksin Covid-19

Nikson salah satu saksi mata mengatakan, saat kejadian penghuninya tidak ada.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Sumba Timur, Kustoro Hariyatmoko bersama staf sedang mempersiapkan alat untuk pengamatan hilal di Bukit Persaudaraan Mauliru, Sumba Timur, Selasa (11/5/2021).
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Sumba Timur, Kustoro Hariyatmoko bersama staf sedang mempersiapkan alat untuk pengamatan hilal di Bukit Persaudaraan Mauliru, Sumba Timur, Selasa (11/5/2021). (POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU)

"Api itu merambat cepat sekali," kata Nikson.

Menurut Nikson, saat kejadian itu tidak ada barang yang bisa diselamatkan karena api sangat cepat merambat.

Baca juga: Begini Pesan H. Ilyas Ismail Saat Kotbah di Masjid Agung Al Jihad  Waingapu Sumba Timur

"Yang saya lihat itu ada sekitar tiga atau empat rumah yang terbakar. Ada juga seekor ternak babi yang ikut terbakar hanya saya tidak tahu itu milik siapa," katanya.

KM. Sabuk Nusantara 43 sandar di Pelabuhan Waingapu, Sumba Timur. Gambar diambil Sabtu 8 Mei 2021.
KM. Sabuk Nusantara 43 sandar di Pelabuhan Waingapu, Sumba Timur. Gambar diambil Sabtu 8 Mei 2021. (POS KUPANG.COM/OBY LEWANMERU)

Ditanyai soal mama penghuni, ia hanya mengetahui nama Andreas.

Baca juga: Obyek Wisata Pantai Londa Lima Kabupaten Sumba Timur Ditutup

"Saya hanya tahu penghuninya yang nama Anderias ,biasanya kita panggil bapak Alfons karena anaknya nama Alfons," ujarnya.

Bupati Sumba Timur, Drs. Khristofel Praing,M.Si  menerima bantuan dari PT. Pelni yang disalurkan melalui PT. Pelni Cabang Waingapu.
Bupati Sumba Timur, Drs. Khristofel Praing,M.Si menerima bantuan dari PT. Pelni yang disalurkan melalui PT. Pelni Cabang Waingapu. (Dokumen PT. Pelni)

Lurah Kamalaputi, Ermy Antonia, S.P mengatakan, rumah yang terbakar itu terletak di RT. 10 A/RW 5, Manubara, Kelurahan Kamalaputi.

"Saya dapat informasi adanya kebakaran itu, saya langsung menuju ke lokask. Kebakaran terjadi sekitar pukul 19.00 wita ," kata Ermy.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved