Baru 2,02 Persen Warga Sumba Timur yang Divaksin Covid-19

Sampai saat ini Masyarakat Sumba Timur atau sasaran vaksinasi Covid-19 baru mencapai 2,02 persen

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
Baru 2,02 Persen Warga Sumba Timur yang Divaksin Covid-19
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Dandim 1601 Sumba Timur Letkol Czi. Dr. Dwi Joko Siswanto,S.E,M.I.Pol

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU -- Sampai saat ini Masyarakat Sumba Timur atau sasaran vaksinasi Covid-19 baru mencapai 2,02 persen atau sekitar 3.384 jiwa dari 167.000 sasaran vaksinasi.

Jumlah ini belum memberikan hasil yang signifikan untuk menyatakan bahwa Sumba Timur bisa kembali dalam kehidupan sebelum adanya Covid-19.

Hal ini disampaikan Dandim 1601 Sumba Timur, Letkol Czi. Dr.Dwi Joko Siswanto, S.E, M.I.Pol, Jumat (14/5/2021).

Menurut Dwi, sampai saat ini warga Sumba Timur yang sudah menerima vaksin Covid-19 baru 2.02 persen.

Baca juga: Kado Spesial Pemuda Lamahala Jaya Jakarta untuk Korban Bencana Adonara di Hari Raya Idul Fitri

Baca juga: Sikap Muka Dua Australia Terhadap Indonesia , Awalnya Tak Ingin Bantu Timor Leste Tapi Berubah Halun

Padahal, angka idealnya adalah apabila pencapaian vaksinasi sudah mencapai sekitar 70 persen dari jumlah sasaran atau sekitar 116.000 jiwa warga Sumba Timur yang telah divaksinasi, maka normalisasi kehidupan masyarakat tercapai.

"Apa yang dimaksud dengan normalisasi kehidupan, yaitu masyarakat kembali kehidupan sehari-hari sebelum adanya Covid-19. Mengapa demikian karena pada saat kondisi masyarakat minimal 70 persen telah tervaksinasi akan terbentuk Herd Immunity kelompok. Hal ini akan mengakibatkan kekebalan kelompok yang sudah terbentuk. Ketika kekebalan kelompok sudah terbentuk maka saya kira warga masyarakat bisa melepas masker ataupun kembali ke pola kehidupan sebelum adanya Covid-19," kata Dwi.

Dijelaskan, walaupun saat ini sepertinya sudah merasa terbiasa dengan masker dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Dwi Joko: Penanganan Pasien Positif Covid-19 Harus Jelas

Baca juga: Obyek Wisata Pantai Londa Lima Ditutup

Lebih lanjut dikatakan, saat ini jajaran Kodim 1601/Sumba Timur untuk militer dan ASN Kodim 1601/Sumba Timur sudah 98 persen yang divaksin.

Sedangkan istri anggota ada 85 persen yang telah divaksin dan anak-anak usia di atas 18 tahun sudah 90 persen yang divaksin.

"Meskipun demikian, saya melarang untuk melepas masker, hal ini untuk mencegah penyebaran Covid-19. Bukannya sudah melebihi target 70 persen vaksin ,lalu mengapa masih menggunakan masker dan disiplin protokol kesehatan," tanya Dwi.

Dikatakan, lingkungan Kodim 1601/Sumba Timur memang dapat dikatakan aman, namun sebagai bentuk edukasi terhadap masyarakat dan lebih terjaminnya tidak terpapar kembali Covid-19, maka protokol kesehatan, yakni 3M harus tetap diterapkan dan di tegakkan.

Untuk diketahui, sampai Kamis (13/5), pasien positif Covid-19 di Sumba Timur berjumlah 1.347 orang, dengan rincian sebanyak 1.087 pasien dinyatakan sembuh, 41 pasien meninggal dunia dan 219 pasien masih dirawat. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved