Breaking News:

Dandim 1601 Sumba Timur Beri Pesan Penting untuk Pasien Covid-19 yang Jalani Isolasi Mandiri 

Dandim 1601 Sumba Timur Beri Pesan Penting untuk Pasien Covid-19 yang Jalani Isolasi Mandiri 

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: OMDSMY Novemy Leo
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Dandim 1601 Sumba Timur, Letkol Czi Dr. Dwi Joko Siswanto,S.E, M.I.Pol saat berada di meja observasi usai menerima vaksin Covid-19 di Aula Setda Sumba Timur, Jumat (5/2/2021). 

Dandim 1601 Sumba Timur Beri Pesan Penting untuk Pasien Covid-19 yang Jalani Isolasi Mandiri 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM/WAINGAPU -- Dandim 1601 Sumba Timur, Letkol Czi.Dr.  Dwi Joko Siswanto, S.E, M.I.Pol memberi Pesan Penting untuk Pasien Covid-19 yang Sedang Menjalani Isolasi Mandiri di Rumah. 

Dalam rapat evaluasi penanganan Covid-19 yang berlangsung di Aula Setda Sumba Timur, Selasa (11/5/2021), Dwi Joko menyampaikan pesan ini.

Rapat dipandu Asisten I Setda Sumba Timur, Yacobus Yiwa,S.H , dihadiri Wakil Bupati Sumba Timur, David Melo Wadu,S.T, Asisten II, Umbu Memang, Kadis Kesehatan, dr. Chrisnawan Try Haryantana, Direktur RSUD Umbu Rara Meha Waingapu, dr. Leli Harakai, M.Kes, Kepala BKAD, Umbu Wohangara, Kabag Kesra, Yulius Marahongu,S.Sos dan para camat.

Dwi Joko mengatakan, sesuai data dari Posko Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Timur bahwa dari kasus aktif sebanyak 246 kasus, ada 219 yang melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Dandim 1601 Sumba Timur, Letkol Czi Dr. Dwi Joko Siswanto, S.E, M.I.Pol didampingi Wakil Bupati Sumba Timur, David Melo Wadu,S.T saat rapat evaluasi penanganan Covid-19 di Aula Setda Sumba Timur, Selasa (11/5/2021).
 
 
Dandim 1601 Sumba Timur, Letkol Czi Dr. Dwi Joko Siswanto, S.E, M.I.Pol didampingi Wakil Bupati Sumba Timur, David Melo Wadu,S.T saat rapat evaluasi penanganan Covid-19 di Aula Setda Sumba Timur, Selasa (11/5/2021).     (POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru)

Karenanya Dwi Joko meminta agar pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri di rumah mesti disiplin.

"Jadi pasien yang isolasi mandiri ini harus ada pengawasan. Perlu dipastikan disiplin melakukan isolasi mandiri secara benar," kata Dwi.

Dijelaskan, jika pasien yang dirawat di RSUD Umbu Rara Meha dan juga yang diisolasi di Hotel Cendana tentu ada pengawasan yang lebih, tetapi bagaimana dengan pasien yang melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Saat itu, Dwi juga menyoroti soal pelaksanaan Shalat Idul Fitri yang mana perlu penerapan protokol kesehatan yang ketat.

"Jangan sampai dengan Idul Fitri ini terjadi lonjakan kasus di Sumba Timur," katanya.

Dikatakan, dengan disiplin dalam isolasi dan penerapan protokol kesehatan, maka kasus kesembuhan bisa meningkat.

Dandim 1601 Sumba Timur Letkol Czi. Dr. Dwi Joko Siswanto,S.E,M.I.Pol
Dandim 1601 Sumba Timur Letkol Czi. Dr. Dwi Joko Siswanto,S.E,M.I.Pol (POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU)

Untuk diketahui sampai Selasa (11/5/2021) kasus positif Covid-19 di Sumba Timur mencapai 1.329 kasus dengan rincian, 41 kasus meninggal dunia, 1.042 kasus sembuh dan 246 kasus dalam perawatan.

Dari 246 pasien yang dirawat itu, terdiri dari 15 pasien dirawat di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu, 12 pasien dikarantina di Hotel Cendana dan ada 219 pasien menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. (*)

Dandim 1601 Sumba Timur, Letkol Czi Dr. Dwi Joko Siswanto, S.E, M.I.Pol didampingi Wakil Bupati Sumba Timur, David Melo Wadu,S.T saat rapat evaluasi penanganan Covid-19 di Aula Setda Sumba Timur, Selasa (11/5/2021).     (POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved