Breaking News:

Warga Keluhkan Mahalnya Biaya Rapid Test Antigen di Kota Larantuka, Wabup: Jangan Seenaknya

Warga keluhkan mahalnya biaya rapid test antigen di Kota Larantuka, Wabup: jangan seenaknya

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/AMAR OLA KEDA
Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli, SH.MH 

Warga keluhkan mahalnya biaya rapid test antigen di Kota Larantuka, Wabup: jangan seenaknya

POS-KUPANG.COM | LARANTUKA- Sejak Indonesia dilanda virus corona ( Covid-19), pemerintah mengeluarkan berbagai kebijakan guna menekan laju penyebaran virus corona. Salah satunya pembatasan sosial berskala besar. Masyarakat yang hendak bepergian, wajib mengantongi surat hasil rapid test antigen-swab.

Meski gubernur NTT sudah mengeluarkan Pergub Nomor 61 Tahun 2021 tentang perubahan kedua atas lampiran IV peraturan gubernur Nomor 4 Tahun 2020 tentang tarif rapid test dan swab gratis, namun sejumlah apotik swasta di Kota Larantuka, Kabupaten Flores Timur, malah menaikan tarif rapid test antigen-swab, tanpa memikirkan kondisi ekonomi masyarakat.

Di Kota Larantuka, tarif rapid antigen malah bervariasi. Dua apotik yang melayani pemeriksaan rapid, mematok harga Rp 250.000 hingga 275.000.

Baca juga: Alfamart Promo Senin 10 Mei 2021, Beragam Susu Kotak Murah, So Klin Turun Harga Rp 28.900/1,8 kg

Baca juga: Ayah dan Anak Jadi Korban Terkena Senapan Angin di Naibonat

Tarif ini pun dikeluhkan warga yang hendak ke Kupang menggunakan pesawat udara.

"Terlalu mahal, belum lagi harga tiket pesawat yang juga mahal. Kalau di apotik Mahardika Rp 275.000. Sedangkan di susteran, Rp 250.000," ujar, Frid Siga, warga Larantuka kepada wartawan, Minggu 9 Mei 2021.

Menurut dia, pemerintah daerah seharusnya segera mengintervensi apotik-apotik swasta yang mematok tarif pemeriksaan tanpa memikirkan kondisi ekonomi masyarakat.

Terpisah, Wakil Bupati Flotim, Agustinus Payong Boli mengatakan Pemda akan segera berkoordinasi dengan pihak swasta terkait tarif rapid antigen di sejumlah apotik.

Baca juga: Petani Sawah di Lembor Tidak Garap Lahan Selama 1 Musim Tanam

Baca juga: Update Kode Redeem FF Hari Ini 9 Mei 2021, Segera Klaim Kode Redeem Free Fire Terbaru

"Kalau pemerintah punya standar sendiri, sangat murah. Kalau swasta pastinya mahal. Di RSUD Larantuka untuk sementara hanya untuk pasien. Puskesmas juga ada hanya terbatas," katanya.

Ia berharap apotik-apotik swasta di Larantuka tidak menaikan harga pemeriksaan seenaknya tanpa memikirkan nasib masyarakat.

"Ekonomi sudah lumpuh, jangan naikan harga seenaknya. Kita kordinasi dan kita akan tindak. Jika masih main-main kita tindak tegas. Jangan menekan warga dengan harga mahal. Anda berbisnis tapi di bawah naungan pemerintah. Bukan bebas seenaknya," tegasnya.

Ia berjanji akan berkoordinasi dengan kantor penanaman modal dan Satpol PP agar segera meninjau langsung apotik-apotik swasta yang memasang tarif tinggi pemeriksaan antigen

"Saya sendiri juga akan datangi, mau dengar langsung dari mereka (apotik), alasan mematok harga tinggi. Jika terbukti menaikan harga seenaknya, ijin operasionalnya akan dievaluasi, itu sikap tegas Pemda," tutupnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda)

Berita Flores timur

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved