Breaking News:

2.500 Dosis Vaksin Sudah Tersedia di Belu

Sebanyak 2.500 dosis vaksin Pencegahan Covid-19 sudah tersedia di Kabupaten Belu

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Bupati Belu, dr. Agus Taolin, Sp.PD 

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA----Sebanyak 2.500 dosis vaksin Pencegahan Covid-19 sudah tersedia di Kabupaten Belu. Dalam waktu dekat, pemerintah melalui Dinas Kesehatan dan jajarannya akan melaksanakan vaksin.

Vaksin tahap ketiga ini diperuntukan bagi lansia, pedagang dan guru. Hal ini disampaikan Bupati Belu, dr. Agus Taolin, Sp.PD saat acara coffee morning di Hotel Matahari, Jumat (7/5/2021).

Menurut Bupati, dalam penanganan covid-19, pemerintah berupaya kerja cepat karena pergerakan virus corona juga sangat cepat.

"Kemarin kita lakukan evaluasi satgas penanganan covid-19 supaya kita bergerak cepat, terukur dan di bawah pengawasan yang baik", kata Agus Taolin.

Baca juga: KPU Kota Kupang Serahkan Usulan Rencana Kebutuhan Biaya Pilkada Tahun 2024 Kepada Pemkot

Baca juga: Kronologis Jet Tempur TNI AU Hampir Tembak Jatuh F 18 Hornet Australia di Langit Timor

Dalam rapat tersebut, Bupati Agus Taolin memerintahkan Kadis Kesehatan untuk mendata calon penerima vaksin secara benar dan tepat. Kemudian, mamastikan vaksin yang tersedia dalam kondisi baik.

Bupati Agus Taolin juga memberikan perhatian kepada pekerja media yang belum mendapat vaksin. Dirinya akan berkoordinasi dengan Kadis Kesehatan terkait persedian vaksin sehingga dari jumlah 2.500 dosis yang bisa disiapkan juga untuk wartawan.

Untuk diketahui, dalam rapat Penanganan Covid -19 bersama Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus meminta stakeholder untuk bersinergi mencegah penyebaran covid-19.

Bupati menekankan kepada pimpinan rumah sakit dan puskesmas dan dinas kesehatan untuk berdiskusi agar tidak ada masyarakat menjadi korban.

Baca juga: Kasus Tipikor Awalolong, Kapolda NTT Perintahkan Proses Penyidikan Harus Profesional

Baca juga: Renungan Harian Katolik, Senin 3 Mei 2021: Perantara, Peziarah, Gembala

"Kita akan lakukan ini sebaik-baiknya dan sudah cukup korban yang mendahului kita. Kita harus menjaga ini," tegas Bupati Belu.

Menurut Bupati Belu, dalam kondisi new normal atau pembatasan dan pemberlakuan yang spesifik ini kadang-kadang bagi masyarakat sulit untuk menerima, bahkan mengabaikan. Oleh karena itu terus dilakukan sosialisasi agar meningkatkan kesadaran masyarakat.

Uskup Atambua, Mgr. DR. Dominikus Saku, Pr pada kesempatan itu mengutarakan, lembaga gereja terus
seluruh umat agar secara sadar dan ketat menjalankan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

"Saya yakin kalau kita disiplin menerapkan protokol kesehatan, covid juga bersahabat dengan kita, tetapi kalau kita tidak disiplin, covid akan menjadi musuh kita," ujar Uskup Domi.

Sementara, Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM menekankan beberapa hal terkait dengan penanganan covid yakni, menyiapkan data yang akurat sebagai kekuatan untuk menangani covid. Bersinergi dengan stakehokder seperti TNI, Polri, memastikan ketersediaan vaksin yang cukup serta selalu membangun koordinasi dan komunikasi yang baik antar stakeholder. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Berita Kabupaten Belu

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved