Breaking News:

Terjerat Kasus Asusila Mantan Ketua DPRD TTS Ditahan Polres TTS

Jean sendiri menjalani menjalani pemeriksaan dengan menyandang status sebagai tersangka pada Senin 3 Mei 2021.

POS KUPANG.COM/ISTIMEWA
Jean Neonufa 

Terjerat Kasus Asusila Mantan Ketua DPRD TTS Ditahan Polres TTS

POS-KUPANG.COM | SOE -- Anggota DPRD TTS dari Fraksi Nasdem yang juga mantan ketua DPRD TTS periode 2014-2019, Jean Neonufa resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelecehan seksual dengan korban DLS, warga Kota Soe.

Hal ini dilakukan setelah penyidik mengantongi dua alat bukti dalam kasus tersebut.

Jean sendiri menjalani menjalani pemeriksaan dengan menyandang status sebagai tersangka pada Senin 3 Mei 2021.

Usai diperiksa, pria yang juga menjabat sebagai wakil ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD TTS ini, langsung ditahan penyidik.

Lorens Jehau, Anggota BK DPRD TTS (kanan) dan ketua BK DPRD TTS, Sefrit Nau (kiri)
Lorens Jehau, Anggota BK DPRD TTS (kanan) dan ketua BK DPRD TTS, Sefrit Nau (kiri) (POS-KUPANG.COM/DION KOTA)

"Iya pak Jean langsung kita tahan usai menjalani pemeriksaan dengan status sebagai tersangka," ungkap Kasat Reskrim Polres TTS Iptu Hendricka Bahtera kepada Pos-Kupang.Com, Senin malam.

Baca juga: Mantan Ketua DPRD TTS, Jean Neonufa Resmi Jadi Tersangka Dalam Kasus Dugaan Pelecehan Seksual

Atas perbuatannya tersebut, Jean dijerat dengan pasal 289 KUHP, Sub padal 281 ayat 1 KUHP, dengan ancaman hukuman kurungan penjara 9 tahun.

"Kita kenakan pasal 289 KUHP sub pasal 281 ayat 1 dengan ancaman hukuman 9 tahun Penjara," terangnya.

Diberitakan sebelumnya,  Mantan Ketua DPRD TTS (2014-2019) yang saat ini menjabat sebagai wakil ketua Badan Kehormatan DPRD TTS, Jean Neonufa kembali terjerat kasus hukum.

Kasat Reskrim Polres TTS Iptu Hendricka Bahtera
Kasat Reskrim Polres TTS Iptu Hendricka Bahtera (PK/Dion Kota)

Usai lolos dari kasus dugaan penganiayaan pada tahun 2020 lalu dimana kasus tersebut berujung damai di Polres TTS, kali ini Jean tersangkut kasus dugaan pelecehan seksual terhadap DLS, tenaga medis di Puskesmas Kota Soe. 

Jean diduga mendatangi rumah korban di kelurahan Oekamusa, Kecamatan Kota Soe pada Minggu 11 April 2021 sekitar pukul 14.30 WITA lalu melakukan pelecehan seksual terhadap korban dengan cara meremas payudara korban.

Baca juga: Jean Neonufa Diperiksa BK DPRD TTS, Terkait Kasus Pelecehan Seksual

Korban dan keluarga yang tidak terima dengan perlakuan tersebut lantas mendatangi Polres TTS guna melaporkan kasus tersebut.

Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Hendricka Bahtera membenarkan pihaknya telah menerima laporan Polisi dugaan pelecehan dengan terlapor atas nama Jean Neonufa

Sesuai kronologi yang disampaikan korban, terlapor mendatangi rumah korban sudah dalam kondisi mabuk. Terlapor menurut korban, langsung memeluk korban dari belakang dan melakukan pelecehan seksual.

Jean sendiri membantah seluruh tuduhan dugaan pelecehan seksual yang dilayangkan padanya. Ia mengaku, tidak pernah melakukan pelecehan seksual terhadap DLS. (Laporan Reporter Pos-Kupang Com, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved