Breaking News:

Irene : Angka Kasus Malaria di TTS Kecil

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTS, dr. Irene Atte mengatakan, khusus Kabupaten TTS masih ditemukan adanya kasus penyakit malaria

POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTS, dr. Irene Atte 

POS-KUPANG.COM | SOE - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTS, dr. Irene Atte mengatakan, khusus Kabupaten TTS masih ditemukan adanya kasus penyakit malaria. Namun jumlahnya dikatakannya Irene kecil.

" Untuk kita di Kabupaten TTS sepanjang tahun 2021, jumlah kasus malaria kita baru sekitar belasan kasus. Ada kasus malaria dengan efek samping dan malaria tanpa efek samping. Kalau dengan efek samping kita rawat di fasilitas kesehatan. Kalau tanpa efek samping biasanya cukup dirawat di rumah bisa sembuh," ungkap Irene saat ditemui POS-KUPANG.COM, Senin (3/5/2021) di gedung DPRD TTS.

Ketika ditanya mengapa hingga saat ini Kabupaten TTS belum bebas dari Malaria, Irene mengaku ada beberapa faktor yang mempengaruhinya. Salah satunya pola hidup masyarakat.

Di Kabupaten TTS sendiri masih terdapat beberapa desa yang menjadi kantong penyakit Malaria seperti boking dan Noemuke.

Baca juga: Peringati Hardiknas dan HUT Kota Kupang, Ini Komentar Kadis P dan K Kota Kupang

Baca juga: Indomaret Senin 3 Mei 2021 Beli 2Box Frisian Flag Primagro Gratis 2 Botol ABC Squash Delight

" Daerah seperti boking dan Noemuke masih menjadi daerah kantong malaria hingga saat ini," ujarnya.

Untuk daerah kantong malaria, Dinas Kesehatan melakukan intervensi program MBS dengan mengambil darah masal, pengobatan masal dan pembagian kelambu.

" Kita terus melakukan intervensi program guna membebaskan Kabupaten TTS dari kasus malaria," pungkasnya.

Ketua DPRD TTS, Marcu Mbau mendorong pemerintah untuk fokus menangani kasus DBD dan malaria agar kabupaten TTS bisa terbebas dari dua penyakit tersebut.

Baca juga: Alfamart Hari Ini 3 Mei 2021 Terbaru Promo THR Spesial Beli1 Dapat2 Kacang DuaKelinci Sunlight Murah

Baca juga: Di Kota Kupang, Menko PMK dan Menteri PPPA Dialog Stunting Bersama Kader Kelurahan Tangguh

Pemerintah diharapkan melakukan pemetaan daerah-daerah yang masih terdapat kasus DBD dan Malaria lalu melakukan intervensi program guna membebaskan masyarakat dari kedua penyakit tersebut.

" Kita mendukung penuh pemerintah dalam mengentasan penyakit DBD dan malaria di kabupaten TTS. Oleh sebab itu, intervensi program secara fokus dan berkelanjutan perlu dilakukan pemerintah untuk membebaskan Kabupaten TTS dari penyakit DBD dan Malaria," pintanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota)

Berita Kabupaten TTS

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved