Breaking News:

Aturan Penerbangan Jelang Lebaran, Bandara Umbu Mehang Kunda Waingapu Tunggu Edaran Menhub

Aturan penerbangan jelang Lebaran, Bandara Umbu Mehang Kunda Waingapu tunggu edaran Menhub

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Kepala Seksi Teknik Operasi, Keamanan dan Pelayanan Darurat, Bandara Umbu Mehang Kunda Waingapu, M. Arwin Shofiansyah 

Aturan penerbangan jelang Lebaran, Bandara Umbu Mehang Kunda Waingapu tunggu edaran Menhub

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Unit Penyelenggara Bandar Udara ( UPBU) Umbu Mehang Kunda Waingapu, Sumba Timur menunggu surat edaran Menteri Perhubungan RI terkait pengaturan penerbangan menjelang Hari Raya Idul Fitri  atau lebaran. Saat ini penerbangan dari dan ke Bandara Umbu Mehang Kunda Waingapu normal.

Hal ini disampaikan Kepala Kantor UPBU Umbu Mehang Kunda Waingapu, Ir. I. Ketut Gunarsa melalui Kepala Seksi  Teknik Operasi, Keamanan dan Pelayanan Darurat, M. Arwin Shofiansyah , Jumat (23/4/2021).

Menurut Arwin, sampai saat ini penerbangan dari dan ke Bandara Umbu Mehang Kunda normal. 
"Penerbangan sampai saat ini normal," kata Arwin.

Baca juga: Dua Terdakwa Kasus Korupsi Dana Penyertaan Modal PD Mutis Jaya Divonis 4 Tahun

Baca juga: Pengabdian 20 Tahun di TNI-AD, CADUS 3101-I Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan 

Terkait penerbangan menjelang Hari Raya Idul Fitri, Arwin mengatakan, saat ini baru ada aturan perjalanan, sedangkan untuk penerbangan, pihaknya masih menunggu surat edaran Menhub.

Sedangkan untuk aturan perjalanan, Arwin mengakui, aturan perjalanan terbaru yabg berlaku mulai 22 April 2021 sampai  5 Mei 2021 dan 18-24 Mei 2021. Sedangkan pada periode larangan mudik Lebaran 6-17 Mei 2021 tetap berlaku aturan lama.

"Aturan perjalanan terbaru tersebut tertuang dalam Addendum Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri dan Upaya Pengendalian Covid-19 Selama Ramadhan.Aturan perjalanan terbaru ini dikeluarkan berdasarkan hasil kajian Badan Penelitian dan Pengembangan Kemenhub terkait Survei Pasca Penetapan Peniadaan Mudik Selama Lebaran 2021," katanya.

Baca juga: Pelantikan Tiga Kepala Daerah Terpilih Digelar Di Kupang Sesuai Jadwal

Baca juga: Emi Nomleni Ke Korban Banjir : Saya Yang Harus Cium Mama Punya Tangan

Dikatakan, sesuai Addendum Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 yang dipublikasikan Satgas Covid-19, perjalanan di dalam negeri yang mulai 22 April 2021, yakni pelaku perjalanan transportasi udara wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR/rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau surat keterangan hasil negatif tes GeNose C19 di bandar udara sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan mengisi e-HAC Indonesia.

"Untuk hal ini,kita sudah sosialisasi dan sampaikan ke masyarakat pelaku perjalanan," katanya. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Berita Sumba Timur

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved