Breaking News

Pasca Bencana NTT

Bupati Lembata Tinjau Lokasi Relokasi di Moting Hurung Wai Esa Desa Waowala

Bupati Lembata Tinjau Lokasi Relokasi di Moting Hurung Wai Esa Desa Waowala

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/RICKO WAWO
Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur bersama rombongan Forkopimda Kabupaten Lembata pada Selasa (13/4/2021) melihat langsung lokasi yang selama ini adalah lahan perkebunan milik orang Ile Ape. 

Bupati Lembata Tinjau Lokasi Relokasi di Moting Hurung Wai Esa Desa Waowala

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Sambil terus berupaya mencari korban hilang, saat ini Pemda Kabupaten Lembata sedang berusaha mencari lokasi yang tepat untuk relokasi warga korban bencana.

Sebagaimana diketahui, sesuai janji Presiden Joko Widodo dalam keterangan pers di Desa Amakaka yang lalu, pemerintah pusat akan secepatnya membangun rumah untuk relokasi warga setelah Pemerintah Kabupaten menyiapkan lahan untuk pembangunan.

Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur meninjau lokasi rencana relokasi di Desa Waowala, Selasa (13/4/2021). Lokasi yang dinamakan "Moting Hurung Wai Esa" ini saat ini adalah lahan pertanian dan Padang penggembalaan warga dengan luas lahan sekitar 4 hektar. Diperkirakan akan dibangun sekitar 200 rumah warga di lokasi ini.

Baca juga: Ketua DPD NasDem TTS Hormati Proses Hukum Kasus Dugaan Pelecehan Seksual

Baca juga: Di Sumba Timur, Sejak 1 April Sudah Lima Pasien Covid-19 yang Meninggal Dunia, Simak Datanya

Alwan Pitang Lamataro, salah satu sesepuh masyarakat Tanjung Batu, dalam dialog bersama Pemda di lokasi menyampaikan secara terbuka kesediaan warga Tanjung batu untuk memberikan tempat secara sukarela kepada saudara-saudaranya korban bencana.

Sementara Bupati Sunur menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang dengan sukarela memberi tanahnya.

"Terima kasih karena sudah membantu Pemerintah dengan sukarela. Tempat ini akan dihibakan ke Pemerintah Daerah dan Pemerintah Daerah akan menghibakan ke Pemerintah Pusat. Setelah semua pembangunan selesai, pemerintah akan menghibakan kunci ke masing-masing Kepala keluarga," ungkap Bupati Sunur, sebagaimana keterangan yang dipublikasikan Humas Protokol Setda Kabupaten Lembata.

Selain pembangunan rumah warga, menurut Bupati Sunur, berbagai fasilitas lain juga akan dibangun pemerintah pusat.

Baca juga: Kepala BNPB  Dony Monardo dan Wagub NTT Kunjungi Posko Pengungsi di SD Inpres Oesapa Kecil, Kupang

Baca juga: Bupati Hery Imbau Umat Muslim di Manggarai Taati Prokes Covid-19 Selama Bulan Ramadan

"Jadi ini nanti jadi semacam kota kecil karena semua akan dibangun negara, listrik air dan lain sebagainya," ungkapnya. Namun demikian, kata Sunur, tetap harus ada lahan yang dimanfaatkan untuk pertanian dan peternakan.

'Moting Hurung Wai Esa' direncanakan akan menjadi tempat relokasi warga dari Lewotolok kompleks Waowala, Tanjung Batu dan Lewotolok. Sementara untuk lokasi relokasi warga lainnya akan ditinjau Bupati Lembata pada Rabu besok.

Untuk diketahui, Pemda Kabupaten Lembata telah menyiapkan alternatif lokasi lain di luar Ileape apabila lokasi di wilayah Ileape tidak mencukupi atau tidak ada. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)

Berita Kabupaten Lembata

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved