Pasca Bencana Alam NTT
Kepala BNPB Dony Monardo dan Wagub NTT Kunjungi Posko Pengungsi di SD Inpres Oesapa Kecil, Kupang
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Jenderal TNI Dony Monardo didampingi oleh Wakil Gubernur NTT, Drs, Josef Nae Soi, M.M, bersama Sekda NT
Penulis: Paul Burin | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM I KUPANG - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Jenderal TNI Dony Monardo didampingi oleh Wakil Gubernur NTT, Drs, Josef Nae Soi, M.M, bersama Sekda NTT, Ir. Benediktus Polo Maing dan jajarannya mengunjungi Posko Pengungsian di SD Inpres Oesapa Kecil pada Sabtu, 10 April 2021.
Dalam kunjungan itu wakil gubernur disaksikan oleh Kepala BNPB berkesempatan berdialog dengan anak-anak yang sedang mengikuti kegiatan Psicholgical Social Support (dukungan pemulihan psiko sosial) yang dilakukan oleh Save the Children.
Demikian rilis yang diterima POS-KUPANG.COM dari Advocacy Cordinator Save the Children Kupang, Benyamin Leu, Selasa, 13 April 2021.
Pada kesempatan tesebut kata Beni demikian panggilan Benyamin Leu, Wagub Yoseph menyerahkan bantuan dari Save the Children berupa selimut kepada anak-anak.
Dalam arahannya, Wagub meminta anak-anak untuk tidak bersedih atas bencana ini. “Anak-anak tidak boleh sedih berkepanjangan. Ini urusan orang tua, kalian harus tetap belajar,” katanya.
Selanjutnya Wagub meminta Lurah Kelapa Lima dan Lurah Oesapa Barat untuk segera mengosongkan tempat pengungsian tersebut agar tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.
“Kalian berdua (lurah) usahakan kembalikan para pengungsi ke rumah, jangan berkumpul di sini. Jangan sampai menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. Adik berdua pasti bisalah, bila butuh bantuan komunikasikan dengan pemerintah provinsi,” katanaya.
Perintah Wagub tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Lurah Kelapa Lima dengan mengkomunikasikan dengan warga, korban pengungsi. Warga pada prinsipnya tidak berkeberatan untuk pindah akan tetapi yang perlu diperhatikan agar bantuan tetap diberikan.
Posko penguungsian SD Inpres Oesapa Barat melibatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyiapkan dapur umum dan kebutuhan makan minum lainnya, di bawah pimpinan Mayor Inf. Hendri Dunan, Komandan Rayon Militer (Danramil) 01 Kupang.
Koordinator Posko SD Inpres Oesapa Kecil, Petrus Folla mengatakan bahwa Posko Oesapa Kecil menampung 30 kepala keluarga (KK) atau 134 jiwa termasuk 46 anak dan bayi.
Kegiatan Save the Children dalam membantu anak-anak dikemas dalam Psychological Support (PSS) yang membantu memulihkan psikologi anak terdampak bencana.
Kegiatan ini dikemas dalam kegiatan membaca yang menyenangkan melibatkan para relawan dari Mahasiswa Fakultas Kedokteran Undana Kupang.
Satu di antara mahasiswa Fakultas Kedokteran Undana, Jasmine Kiran Amiroh di sela-sela kegiatan PSS mengatakan bersyukur dapat terlibat bersama Save the Children dalam membantu anak-anak.
“Senang rasanya dapat bergabung dengan save the Children membantu anak-anak,” katanya.
Menanggapi kegiatan Psycho Social Support yang dilakukan oleh Save the Children, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Jenderal Dony Monardo juga menyampaikan bahwa BNPB juga akan mengirimkan tenaga psikolog yang akan membantu memulihkan psikologi anak pascabencana. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Paul Burin)
