Jumat, 5 Juni 2026

Opini Pos Kupang

Ketika Jokowi Menjenguk Korban Bencana

Masyarakat Nusa Tenggara Timur ( NTT) memiliki cinta yang besar terhadap Presiden Joko Widodo

Tayang:
Editor: Kanis Jehola
DOK POS-KUPANG.COM
Logo Pos Kupang 

Jokowi bertemu langsung dengan para korban di Adonara dan Lembata sebagai lokasi bencana terparah. Kabar itu menyebar di seluruh NTT sehingga menjadi kebahagiaan dan kegembiraan bersama.

Peristiwa kunjungan Jokowi sekaligus merubah cara pandang bahwa masyarkat NTT sangat berharga di mata Presiden Jokowi dan Pemerintah Pusat.

Paradigma seperti ini menciptakan sebuah harapan besar, melahirkan gairah hidup, dan membangun kepercayaan diri masyarakat untuk segera memulai hidup baru setelah bencana.

Kesembuhan, baik fisik maupun psikis masyarakat NTT dipercaya dapat benar-benar pulih bila kunjungan Jokowi kemudian diikuti oleh aksi-aksi nyata pemerintah dalam menanggulangi dampak bencana.

Untuk itu, yang jauh lebih penting bagi seorang Jokowi adalah memastikan bahwa semua bantuan sosial dapat mengalir sampai ke tangan masyarakat yang merasakan dampak buruk bencana ini.

Apa yang dilakukan Jokowi meletakan dasar bagi presiden berikutnya dan pera pemimpin di tingkat pusat. Lakukan tindakan cepat dan beri perhatian yang sama pada seluruh rakyat.

Tidak peduli di mana letaknya, berapa besar perannya dalam ekonomi nasional atau apa pun status bencana yang dialami. Semua rakyat yang menghadapi bencana membutuhkan perhatian yang sama dari presiden.

Penanganan Bencana

Pesan kedua adalah soal kecepatan penangangan. Sejauh ini pemerintah belum mengestimasi total nilai kerugian yang disebabkan oleh musibah ini. Meskipun begitu, penderitaan masyarakat sudah ada di depan mata berupa kehilangan dan rasa traumatis yang besar.

Masyarakat memerlukan penanganan serius di bidang infrastruktur seperti jalan, jaringan listrik, dan internet. Begitu juga dengan fasilitas perkantoran, sekolah, dan lain sebagainya sehingga pelayan publik bisa kembali pulih seperti sedia kala.

Jokowi ingin memberi pesan bahwa penanganan cepat juga mesti segera direalisasikan bagi masyarakat terdampak bencana. Pesannya kira-kira begini, 'seorang presiden telah masuk sampai pelosok Adonara, otoritas yang bertanggung jawab harus segera melakukan tindak tanggap darurat dan pemulihan'. Prioritasnya harus bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar rakyat seperti sandang, pangan dan papan.

Masyarakat NTT sudah pasti menunggu agar kebutuhan-kebutuhan mendasarnya bisa segera terpenuhi. Penanganan kebutuhan dasar masyarakat harus dilakukan berjenjang, proporsional, tepat waktu, tepat sasar dan tepat guna.

Untuk itu, pendataan jumlah korban terdampak bencana pada setiap daerah menjadi hal mendasar saat ini. Pemerintah mulai dari tingkat rukun tetangga (RT) harus segara melakukan pendataan, mempublikasikan, dan diikuti dengan realisasi bantuan.

Selain penanganan cepat, keterlibatan publik dalam pengawasan juga merupakan aspek yang penting. Karena penanganan bencana diestimasi menelan anggaran yang sangat besar maka, pengawasan publik secara luas perlu dilibatkan.

Hal tersebut bertujuan agar masyarakat bisa memantau secara langsung dan memastikan bahwa, penanganan bencana di NTT dapat direalisasikan secara baik, benar dan bertanggung jawab.

Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved