Breaking News:

21 Warga Korban Banjir di Belu Pulang ke Rumah

Sebanyak 21 warga korban banjir di Desa Tasain, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu sudah pulang ke rumahnya

POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Para pengungsi masih menempati posko bencana di Gereja GMIT Motamari, Sabtu (10/4/2021). 

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA----Sebanyak 21 warga korban banjir di Desa Tasain, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu sudah pulang ke rumahnya setelah beberapa hari menempati posko bencana.

Mereka meminta pulang lebih awal karena kondisi rumah mereka tidak mengalami kerusakan hanya saja dalam rumah masih tertimbun material yang terbawa banjir. Sedangkan 300 lebih orang masih tinggal di posko bencana sambil menunggu penanganan dari pemerintah.

Kepala Desa Tasain, Amandus Koamesa mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com, saat ditemui, Sabtu (10/4/2021).

Menurut Amandus, warga yang meminta pulang lebih awal itu sebanyak 21 orang karena rumah mereka tidak mengalami kerusakan. Mereka pulang untuk bisa membersihkan rumah dan berkebun.

Baca juga: Pasca Banjir, 10 Orang Warga di Desa Amakaka Kabupaten Lembata Hingga Saat Ini Belum Ditemukan

Baca juga: BRI Cabang Bajawa Gelar Panen Hadiah Simpedes Semester II Tahun 2020

Selama di posko bencana, warga juga tetap berkebun. Setelah sarapan pagi mereka ke kebun dan pulang ke posko untuk makan siang dan tidur malam.

"Kalau siang ada yang pergi lihat rumah dan kebun. Mereka pulang untuk makan siang dan tidur malam", kata Amandus.

Menurut Amandus, ada enam rumah yang mengalami rusak berat dan tiga rumah terhanyut banjir sehingga jumlahnya sembilan rumah yang akan dibangun baru oleh pemerintah.

Penjabat Bupati Belu, Zakarias Moruk saat dikonfirmasi di Tasain, Sabtu (10/4/2021) menjelaskan, pemerintah sudah siap membangun rumah warga yang rusak berat dan terhanyut banjir. Sedangkan rumah yang rusak ringan akan diperbaiki oleh pemerintah.

Baca juga: Nilai Penetapan Darurat Bencana Masih Jalan Ditempat, Berikut Rekomendasi WALHI NTT

Baca juga: Pasca Badai Seroja Muncul Pulau Baru di Ndao NTT

Rencana pembangunan dilaksanakan dalam minggu ini karena penanganan darurat bencana batas tanggal 19 April 2021. Dana pembangunan rumah bersumber dari APBD Kabupaten Belu pada pos dana bantuan tak terduga (BTT). (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Berita Kabupaten Belu

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved