Breaking News:

Bencana Alam NTT

TNI Siapkan Jembatan Penghubung Darurat Perlancar Evakuasi Korban di Daerah Terdampak Bencana

Dampak bencana alam di NTT yang turut menyebabkan kerusakan fasilitas umum seperti jembatan penghubung

TNI Siapkan Jembatan Penghubung Darurat Perlancar Evakuasi Korban di Daerah Terdampak Bencana
POS-KUPANG.COM/Irfan Hoi
Juru bicara Pemprov NTT, Marius Ardu Jelamu (kiri) dan Kepala Staf KOREM Kupang Kolonel Inf. Jend Andre Ratuedo (kanan).

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Dampak bencana alam di NTT yang turut menyebabkan kerusakan fasilitas umum seperti jembatan penghubung, membuat arus distribusi logistik ke daerah terdampak mengalami kesulitan dan keterlambatan.

Atas hal ini, Tentara Nasional Indonesia ( TNI) Angkatan Darat (AD) telah menyiapkan jembatan darurat milik TNI dan telah di kirim dari markas besar TNI AD ke NTT melalui jalur laut beberapa hari yang lalu.

"Terkait dengan terputusnya akses jalan dan jembatan, pimpinan Angkatan Darat juga mendorong tiga unit kendaran, saat ini dalam perjalanan dan mudah-mudahan dapat membantu di daerah yang terdampak parah yakni Adonara dan Lembata" ujar Kepala Staf KOREM Kupang Kolonel Inf. Jend Andre Ratuedo, Kamis 8 April 2021.

Ia mengatakan, peralatan tersebut dikirim bersama dengan beberapa personil TNI AD yang akan membantu proses pemasangan peralatan ini di lokasi. Selain itu, tersedia juga helikopter dari BPNB yang akan membantu proses distribusi dan evakuasi di daerah sulit.

Baca juga: Bank Mandiri Serahkan Bantuan Sembako Bagi Warga Terdampak Badai Seroja

Baca juga: Promo Alfamart Besok Jumat 9 April 2021, Dapat Voucher Tambah Daya Listrik, Promo Munggahan Spesial

Ia berharap adanya informasi cepat dan akurat dari tingkatan desa maupun kabupaten terkait dengan korban hilang dan juga korban yang belum terfasilitasi dengan baik.

Diketahui, bencana badai siklon Seroja terjadi di NTT pada beberapa hari lalu telah meluluh lantahkan provinisi kepulauan ini.

Baca juga: Demi Normalisasi Penerangan di Kota Kupang, Tim PLN Lakukan Pengerjaan di Lapangan

Baca juga: Pemerintah Apresiasi Vaksinasi Lansia oleh Lembaga Pendidikan

Data yang di rilis Pemprov NTT, korban jiwa dan kerusakan di kabupaten kota di NTT hingga pukul 23.00 WITA, secara keseluruhan korban meninggal 138 orang, hilang dan belum ditemukan 61 orang, luka-luka 135 orang pengungsi 2.187 kepala keluarga yang terdampak 9. 538 jiwa, rumah rusak 5.571, rusak berat 1475 unit, rusak ringgan 244 unit, rusak sedang 225 unit. (Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi)

Berita Bencana Alam di NTT

Penulis: Ray Rebon
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved