Breaking News:

Bencana Alam NTT

Bencana Siklon Tropis, 61 Warga NTT Belum Ditemukan 

total jumlah korban yang hilang itu terdapat di Kabupaten Lembata, Kabupaten Alor dan Kabupaten Flores Timur.

Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
istimewa
Para korban tewas tertimbun bencana di Adonara, Flores Timur 

Bencana Siklon Tropis, 61 Warga NTT Belum Ditemukan 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Bencana Siklon Tropis Seroja yang melanda Provinsi Nusa Tenggara Timur merenggut banyak korban jiwa. Sebanyak 61 warga NTT dilaporkan belum ditemukan akibat bencana itu sejak Sabtu, 3 April 2021.  

Kepala BNPB, Letjen TNI Doni Monardo dalam keterangan pers yang berlangsung virtual pada Rabu (7/4) malam menyebut, total jumlah korban yang hilang itu terdapat di Kabupaten Lembata, Kabupaten Alor dan Kabupaten Flores Timur.

"Hingga pukul 21.30 Wita malam ini, jumlah korban meninggal di NTT mencapai 138 orang sementara yang masih hilang mencapai 61 orang, sehingga totalnya mencapai 199 orang," ujar Letjen TNI Doni Monardo. 

Pada Rabu, pencarian tim gabungan di Adonara Kabupaten Flores Timur berhasil menemukan 7 korban meninggal sehingga total korban yang ditemukan meninggal dunia menjadi 67 orang. Sementara itu, sebanyak 6 orang dilaporkan masih hilang. 

Baca juga: Penanganan Bencana Siklon Seroja Makan Korban, Kepala BPBD NTT Dipecat, Bupati Kupang

Baca juga: Gubernur Viktor Laiskodat Pastikan Kunjungan Presiden Jokowi ke Adonara dan Lembata

Demikian pula di kabupaten Lembata, pencarian ditemukan sebanyak 4 korban meninggal sehingga total korban meninggal menjadi 32 orang, sementara 35 orang masih hilang. 

Berikut di Kabupaten Alor, kembali ditemukan 4 orang sehingga korban meninggal menjadi 25 orang dan 20 orang dikabarkan masih hilang. Di Kabupaten Malaka bertambah 1 korban meninggal sehingga total korban meninggal dunia menjadi 4 orang. 

Tambangan korban meningal di Kabupaten Kupang menjadi 5 orang dari sehari sebelumnya dilaporkan 1 orang. Demikian pula di Kabupaten Sabu Raijua dilaporkan 2 orang meninggal dunia, sementara di Kota Kupang, Kabupaten Ende dan Ngada dilaporkan masing masing 1 orang meninggal dunia. 

Menurut Doni Monardo, evakuasi parakorban di Kabupaten Lembata dan Alor masih terkendala cuaca yang kurang bersahabat. Ia berharap situasi semakin dan cuaca makin membaik sehingga mempermudah proses evakuasi.

Saat ini pihak BNPB telah menyiagakan 2 unit helikopter di Maumere Kabupaten Sikka, serta masing masing 1 unit di Kota Kupang dan Waingapu Sumba Timur. Sementara itu, 2 unit lainnya akan tiba besok di Kota Kupang. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved