Jumat, 17 April 2026

Setelah Olahraga Bersama Teman Pria 18 Tahun Tenggelam di Bendungan Tilong

Setelah olahraga bersama teman pria 18 tahun Tenggelam di Bendungan Tilong

Editor: Kanis Jehola
Pos-Kupang.Com/Irfan Hoi
Suasana di Pencarian Korban Tenggelam di Bendungan Tilong Kupang, Sabtu (27/3/2021). 

Setelah olahraga bersama teman pria 18 tahun Tenggelam di Bendungan Tilong

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Alvin Haeleke (18) warga Desa Woelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Tenggelam di Bendungan Tilong saat bermain bersama rekan-rekannya, Sabtu (27/3/2021).

Menurut warga, kejadian bermula saat Alvin bersama tiga temannya olahraga pagi di sekitar bendungan.

Usai berolahraga, Alvin dan temannya bermain air di Bendungan Tilong. Mereka melompat dari tanggul bendungan. Alvin lompat setelah ketiga rekannya melompat lebih dulu. Namun, Alvin tenggelam.

Baca juga: Saat Reses Anggota DPRD NTT Ini Bawa DAK Untuk SMAN 5 Borong

"Katanya dia punya teman-teman sempat tolong dia (Alvin) tapi teman itu juga tidak sanggup" ujar warga setempat yang menyaksikan proses pencarian korban Alvin di Bendungan Tilong.

Bendungan Tilong, tempat korban Alvin tenggelam
Bendungan Tilong, tempat korban Alvin tenggelam (pos kupang kupang/irfan hoi)

Saksi mata yang juga kerabat korban, Yandri Ome, menceritakan, usai melakukan olahraga pagi, ia bersama Alvin dan kedua rekannya yang lain bermain air dengan melompat ke dalam Bendungan Tilong. "Ada mau mandi juga, Katong (kami) sudah lompat lebih dulu. Dia (Alvin) dari belakang. Pas lihat ke belakang, dia tidak muncul lagi" ujarnya.

Baca juga: Bank NTT Peduli Pariwisata Daerah: Harry Luncurkan Lopo Dia Bisa

Hingga berita ini diturunkan proses pencarian Alvin, belum membuahkan hasil. Tim pencarian yang terdiri dari Basarnas Kupang, Polres Kupang, dibantu warga sekitar terus dilakukan. Ketua Tim Penyelam dari Basarnas Kupang, Cosmas Hery Hanto Bria, menyebutkan pencarian terkendala jarak pandang dan kontur dasar bendungan yang tidak rata.

Pencarian pertama pukul 07.00 WITA tak lama setelah mendapat informasi dari saksi yang merupakan kerabat korban, kalau Alvin tenggelam. Cosmas mengaku, pada saat melakukan penyelaman pertama kurang lebih 25 menit, jarak pandang dalam air di Bendungan Tilong tak lebih dari satu meter.
Hal itu menyulitkan tim penyelam untuk melakukan penyisiran di sekitar lokasi.

"Ini kendala. Tadi kami coba mencari dengan pola melingkar, namun kontur di bawah dasar air juga berbatu," ujarnya.

Karena alasan itu bisa jadi ada daerah yang terlewat. "Sehingga tali digunakan juga kemungkinan tersangkut dan mungkin ada daerah yang terlewatkan karena mungkin jarak pandang dan kontur," jelasnya.

Pada pencarian kedua, Cosmas mengatakan, tim penyelam melebarkan tempat pencarian hingga radius 6 meter dengan waktu penyelaman 25 menit. Namun lagi-lagi menemui kendala yang sama, sehingga hasilnya nihil.

Tim penyelam kembali melakukan pencarian usai makan siang dan beristirahat. Pencarian dimaksimalkan pukul 18.00 WITA. Jika belum membuahkan hasil, Basarnas akan melakukan upaya pencarian lanjutan hari ini, Minggu (28/3).

"Untuk penyelaman pertama kedalaman air 5 meter. Penyelaman kedua kedalaman 8 meter. Radius pencarian tetap fokus pada titik sesuai informasi terkahir korban menghilang" tegasnya. (cr7)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved