Timor Leste
Negara Timor Leste Tak Lepas dari Revolusi di Portugal, Inilah 10 Fakta Tentang Revolusi Anyelir
POS-KUPANG.COM -- Revolusi Anyelir akan selalu menjadi bagian dari sejarah perjalanan Negara Timor Leste yang tak bisa dilupakan. Sejarah Timor Lest
POS-KUPANG.COM -- Revolusi Anyelir akan selalu menjadi bagian dari sejarah perjalanan Negara Timor Leste yang tak bisa dilupakan.
Sejarah Timor Leste tak lepas dari terjadinya revolusi di Portugal, yang dikenal sebagai 'Revolusi Anyelir'.
Meski diketahui kemerdekaan Timor Leste terjadi setelah pendudukan Indonesia, sebenarnya sebelum itu Bumi Lorosae pernah sekali mendeklarasikan kemerdekaannya.
Kemerdekaan itu hanya berlangsung 'seumur jagung', karena segera datang pasukan Indonesia menginvasi dan menjadikan Timor Leste, yang kala itu bernama Timor Timor, menjadi bagian wilayahnya.
Deklarasi kemerdekaan Timor Leste atas pendudukan Portugal kala itu dilakukan di bawah kekuasaan partai Fretilin, pada 28 November 1975.
• Babilo Five.Kisah Pembantaian 5 Jurnalis Australia di Timor Leste Saat Indonesia Invasi Timor-Timur
Kesempatan itu datang setelah Terjadi penarikan pasukan Portugal dari Timor Leste.
Ketika itu, Portugal tengah disibukkan dengan kekacauan Revolusi Anyelir. Revolusi ini sendiri mengarah pada janji untuk membebaskan koloni.
Dikutip Kompas.com, melansir dari laman The Center for Justice and Accountability, kekosongan kekuasaan setelah penarikan pasukan Portugal kemudian banyak diisi oleh partai pro kemerdekaan dari akar rumput, yaitu Fretilin (Front Revolusioner untuk Timor Leste Merdeka).
Mereka mengambil peran semi-pemerintah dalam waktu-waktu ini.
• Ternyata Australia Mendukung Timor Leste Diinvasi Indonesia, Rakyat Timor Leste Banyak Menderita
Tindakan partai Fretilin itu sempat mendapat reaksi keras dari partai-partai lainnya, karena setiap partai memiliki misinya masing-masing.
Saat itu, ada tiga partai utama di Timor Timur yaitu, Partai Fretilin, Uni Demokrat Timur (UDT) dan Associacao Popular Democratica Timorense (APODETI).
Fretilin menginginkan Timor Timur untuk merdeka dan berdaulat sepenuhnya.
Sedangkan UDT menginginkan kemerdekaan secara bertahap.
• Terowongan Venilale Timor Leste, Warisan Berdarah Jepang Digunakan Fretilin saat Hadapi Pasukan RI
Di sisi lain, APODETI justru ingin agar Timor Timur berintegrasi dengan Indonesia.
Bagaimana pun, kemerdekaan sesaat yang dideklarasikan oleh Fretilin menjadi bagian sejarah Timor Leste.