Breaking News:

Berita NTT Terkini

Gubernur Laiskodat Yakin Yang Kontra Padanya Akan Jadi Follower (nya)

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat yakin yang kontra padanya akan jadi follower (nya)

POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat 

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat yakin yang kontra padanya akan jadi follower (nya)

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat meyakinkan bahwa meskipun banyak pihak yang kontra ( melawan) terhadap kebijakan-kebijakan yang dibuatnya, namun sepanjang itu demi kebaikan maka ia akan tetap 'jalan terus'.

Menurut Viktor, sikap kontra terhadap pandangan ataupun kebijakan merupakan sesuatu yang normal dan pasti. Namun ia menekankan bahwa ia tetap akan melakukan apa yang menjadi kebijakannya.

Dukung Program PRESISI Kapolri Listyo Sigit, Polres Alor NTT Jangkau Virtual Society Alor

Hal ini dikatakan Viktor menjawab wartawan terkait pro-kontra pemberlakuan Perda English Day oleh Pemerintah Provinsi NTT sejak akhir tahun 2018 lalu usai menghadiri rapat senat terbuka luar biasa upacara wisuda doktor, magister, profesi dan sarjana Universitas Nusa Cendana periode pertama 2019 pada Kamis (28/2/2019).

"Kontra ya pasti, yo kalau yakini sesuatu yang baik ya jalan terus. Yakin pasti mereka akan jadi follower," ujarnya.

Andreas Paru dan Raymundus Bena Terima Kasih Kepada Masyarakat Ngada

Perda English Day mendapat reaksi keras dari Kantor Bahasa Perwakilan NTT yang mengkritisi Perda yang mewajibkan ASN dan masyarakat NTT berbahasa Inggris pada setiap hari Rabu itu.

Viktor dalam kesempatan itu mengapresiasi gagasan dalam orasi ilmiah yang dibawakan oleh Santri EP Djahimo S.Pd, M.App.Ling, Ph.D, PostGrad.Dip.(RMS) tentang World Englishes : suatu pengenalan terhadap konsep penggunaan bahasa Inggris di negara non-berbahasa Inggris.

Viktor mengatakan bahwa apa yang disampaikan dalam orasi ilmiah tentang world englishes itu merupakan sebuah sumbangan berharga bagi NTT.

"Bagus itu, kita belajar bahwa ternyata world englishes itu dengan gaya dan kearifan lokal bisa masuk. Itu bagus, itu sebuah ilmu pengetahuan yang disumbangkan kepada NTT," katanya.

Ia juga sepakat jika dalam waktu kedepan, bahasa inggris bisa juga dibuat dalam gaya kupang dengan memasukkan slang Kupang.

"Kalau ke depan Bahasa Inggris kan bisa memasukkan dalam slang lokal kita, seumpama contohnya he you do to? itu English gaya Kupang," katanya.

Universitas Nusa Cendana (Umdana) Kupang menggelar wisuda doktor, magister, profesi dan sarjana untuk periode pertama tahun 2019. Prosesi wisuda ini dilaksanakan di Aula Rektorat Lama Universitas Nusa Cendana Jalan Adisucipto Penfui Kupang pada Kamis (28/2/2019).

Wisuda dilaksanakan dalam sidang terbuka senat Universitas yang dipimpin oleh Rektor Undana yang sekaligus merupakan Ketua Senat Universitas Nusa Cendana Prof Ir Fredrik L Benu M.Si, Ph.D.

Undana meluluskan sebanyak 716 wisudawan yang terdiri dari wisudawan program doktor, program pascasarjana, program profesi serta sarjana. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved