Jumat, 5 Juni 2026

BRI Salur 1.600 Rumah Subsidi REI NTT Genjot Kuota KPR

Manajemen PT Bank Rakyat Indonesia ( BRI Persero) Tbk berpartisipasi menyukseskan program Kredit Pemilikan Rumah ( KPR)

Tayang:
Editor: Kanis Jehola
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
PIMPINAN---Pimpinan BRI Cabang Atambua, Stefanus Juarto 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -Manajemen PT Bank Rakyat Indonesia ( BRI Persero) Tbk berpartisipasi menyukseskan program Kredit Pemilikan Rumah ( KPR). Pada tahun 2021, BRI Kupang menyalurkan 1.600 unit rumah bersubsidi untuk masyarakat Nusa Tenggara Timur ( NTT).

Pimpinan Cabang BRI Kupang, Stefanus Juarto menyampaikan, kredis rumah bersubsidi dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). "BRI Kupang memilki semangat untuk penyaluran FLPP," kata Stefanus ketika dikonfirmasi di Kupang, Jumat (19/2/2021).

Menurut Stefanus, komitmen BRI Kupang dituangkan dalam perjanjian kerja sama dengan DPD Real Estate Indonesia Provinsi NTT ( REI NTT) dan himpunan pengembang pemukiman dan perumahan rakyat.

NEWS ANALYSIS Dr James Adam Pengamat Ekonomi Regional: Syarat Lebih Simpel

Ia mengatakan, penandatangan perjanjian kerja sama dilaksanakan di awal tahun 2021. "Bersama teman-teman pengembang, kami diberikan jatah 1.600 unit. Jumlah itu bisa bertambah apabila cepat terserap," ujar Stefanus.

Stefanus menjelaskan, sistem kuota yang diberikan secara nasional, dengan artian jumlah tersebut adalah gabungan se-Indonesia. Setiap wilayah diberikan kebebasan untuk menyalurkan sebanyak-banyaknya dan secepat-cepatnya.

Warga Kolipadan yang Dilapor Penjabat Kades Tidak Diproses Hukum, Ini Alasannya

Lebih lanjut Stefanus mengungkapkan, BRI Kupang telah menjual 146 unit rumah subsidi pada tahun 2020. Nilai transaksi mencapai Rp 22,4 miliar.

Ia berharap, penandatangan perjanjian kerja sama dengan REI NTT bisa mendorong percepatan pelayanan dan mencapai target tahun 2021.

"Semoga dengan kerjasama ini mampu mendorong percepatan pelayanan dan pemasaran FLPP di NTT serta kebutuhan perumahan bagi masyarakat bisa terpenuhi," imbuhnya.

Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan PT BRI (Persero) Tbk, Aestika Oryza Gunarto mengatakan, BRI gencar menyalurkan KPR bersubsidi dengan skema FLPP di kuartal I tahun 2021. Ia menyebut, perseroan mendapat kuota sebesar 6.000 unit rumah dari Kementerian PUPR.

"Mengenai jumlah kuota dari pemerintah, untuk triwulan I tahun 2021 BRI mendapat kuota 6.000 unit, dan rencananya seluruhnya akan kami pakai pada triwulan 1," kata Aestika saat dihubungi Kompas.com, Rabu (17/2).

Menurut Aestikan, dukungan terhadap program KPR bersubsidi perlu dimaksimalkan lantaran backlog perumahan di Indonesia cukup besar. Untuk itu, pihaknya bakal mengadakan akad massal secara daring demi menghindari kerumunan dan risiko di tengah pandemi.

Pada Januari 2021 saja, bank pelat merah ini telah melakukan akad massal virtual dengan 613 debitur yang tersebar di Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua. Sementara itu, pertumbuhan nilai KPR yang disalurkan sepanjang 2020 mencapai 10,9 persen secara tahunan (year on year/yoy).

"Adapun kuota KPRS FLPP BRI hingga akhir tahun 2021 mencapai Rp 19,1 triliun (157.500 unit rumah), angka ini meningkat dari anggaran FLPP tahun 2020 sebesar Rp 11 triliun," ungkap Aestika.

Komitmen Bank NTT

Selain BRI, Bank NTT juga dipercayakan untuk menyalurkan kuota rumah subsidi dengan skema FLPP.

Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved