Breaking News:

Kasus Pemalsuan Dokumen Tanah, Mantan Kades Batu Tiga dan 5 Warga Terancam 6 Tahun Penjara

Kasus pemalsuan dokumen tanah, mantan kepala desa Batu Tiga dan 5 warga terancam 6 tahun penjara

pk/gecio viana
Suasana saat para tersangka berada di Gedung Kejari Mabar, Rabu (17/2/2021) malam. 

Kasus pemalsuan dokumen tanah, mantan kepala desa Batu Tiga dan 5 warga terancam 6 tahun penjara

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Seorang mantan kepala desa (kades) di Batu Tiga, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) bersama 5 warga lainnya ditahan pada Rabu (17/2/2021) malam.

Mantan kades berinisial NBAN (52) ditahan terkait dugaan pemalsuan dokumen di wilayah tersebut.

Sementara itu, warga lainnya yang ditahan lainnya yakni BBM (71), NBA (52), HBAS (63). RBAS (50), HBAS (62) dan SBMS (37).

YSSP Lakukan Koordinasi Dengan Polres TTS Guna Dampingi MS

Atas perbuatannya, para tersangka diancam hukuman selama 6 tahun kurungan penjara.

Demikian disampaikan oleh Kasi Intelijen Kejari Mabar, I Putu Andi Sutadharma kepada awak media.

"Para tersangka dikenakan pasal 263 ayat 1 KUHP jo 55 ayat 1 ke 1 KUHP atau 263 ayat 2 KUHP jo 55 ayat 1 ke 1 KUHP tentang pemalsuan surat," katanya.

Terkonfirmasi Positif Covid-19, Praperadilan Mantan Bupati Manggarai Barat Juga Ditolak

Sebelumnya, keenam tersangka sejak Rabu siang telah berada di Kejari Mabar dan pada pukul 19.10 digelandang ke sel Mapolres Mabar menggunakan mobil tahanan.

Pemalsuan dokumen tanah tersebut juga dilakukan untuk proses sertifikasi lahan yang mencapai lebih dari 100 hektare.

Kasi Intelijen Kejari Mabar, I Putu Andi Sutadharma kepada awak media mengatakan, kasus tersebut dilaporkan oleh Anton Ali ke Mabes Polri pada tanggal 22 Februari 2020 lalu.

Halaman
1234
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved