Pemuda di Alas Selatan Dapat Ilmu Pangkas Rambut dari TNI
Beberapa Pemuda di Desa Alas Selatan Kecamatan Kobalima Timur Malaka mendapat ilmu Pangkas Rambut dari TNI
Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola

Beberapa Pemuda di Desa Alas Selatan Kecamatan Kobalima Timur Malaka mendapat ilmu Pangkas Rambut dari TNI
POS-KUPANG.COM | BETUN---Kata orang rambut adalah mahkota bagi setiap orang, baik pria maupun wanita. Rambut yang rapi tentunya memberi poin tambahan untuk penampilan.
Sebab itu banyak orang yang memberi perhatian khusus kepada rambutnya. Satu cara menjaga kerapian rambut adalah dengan memotongnya.
• Pilkades Serentak Tahap III Lanjut Tahun Ini
Tujuannya jelas yaitu mendapatkan penampilan yang lebih segar dan menarik. Dilain sisi, usaha pangkas rambut sedang menjamur dan perkembangannya cukup pesat.
Fenomena ini dilatarbelakangi oleh tren dan kebutuhan pria untuk tampil rapi, terutama mengenai gaya rambut.
Atas dasar itulah, beberapa waktu lalu personel Pos Ailala Satgas Yonarmed 3/105 Tarik memberikan pelatihan kepada para pemuda perbatasan tentang cara memangkas rambut.
• PROMO KFC Selasa 9 Februari 2021, Promo KFC Spesial Imlek Rp 99.091 & Promo KFC TRIPLE TREAT
Para pemuda di Dusun Aimalirin, Desa Alas Utara, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur sangat antusias mendapatkan ilmu gratis dari prajurit TNI.
Dansatgas Yonarmed 3/105 Tarik Letkol Arm Laode Irwan Halim, S.I.P., M.Tr.(Han), Selasa (9/2) mengatakan, kegiatan ini selain memberikan wawasan dan melatih keterampilan masyarakat perbatasan dibidang pangkas rambut.
Inipun memberikan peluang usaha baru agar dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sehingga bisa menambah pendapatan keluarga.
"Pangkas rambut pria adalah salah satu usaha rumahan yang tak akan pernah tergerus jaman. Usaha dibidang ini sangatlah menjanjikan karena semua orang membutuhkan jasa potong rambut. Di samping itu, usaha potong rambut termasuk dalam bidang usaha jasa. Sehingga masyarakat tidak harus mengeluarkan modal yang besar," ucap Dansatgas.
Meskipun hanya bermodal cermin dan alat potong rambut saja, jelas Dansatgas, tetapi tidak semua tukang potong rambut pria bisa sukses bahkan banyak yang terpaksa tutup karena tidak mendapatkan pelanggan. Karena kemampuan juga diperlukan.
"Untuk itu kami memberikan pelatihan kepada masyarakat tentang teknik pangkas rambut yang baik dan benar," tambahnya.
Sementara itu, Ardi Kehi (25) salah seorang warga yang dilatih nampak sangat antusias sekaligus penasaran tentang ilmu yang diberikan para personel Satgas Yonarmed 3/105 Tarik.
"Terima kasih Pak sudah mau mengajarkan. Ternyata pangkas rambut susah-susah gampang ya Pak, kalau sudah tau caranya begini rencana saya mau buka usaha sendiri nanti," ungkapnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayong)