143 Orang Divaksin di Hari Pertama Vaksin Covid-19 di Kabupaten Manggarai Barat
Pelaksanaan vaksin Covid-19 di hari pertama dilakukan di sebanyak 6 fasilitas kesehatan (faskes) di Kabupaten Mabar.
Penulis: Gecio Viana | Editor: Rosalina Woso
Lebih lanjut, jika lolos di pos dua, maka tahapan berikutnya adalah pemberian vaksin Sinovac Covid-19 yang berada di pos tiga.
Usai disuntik, penerima Vaksin akan menjalani masa observasi selama 30 menit di pos empat. Observasi ini untuk melihat gejala klinis yang muncul setelah pemberian vaksin.
Plh Sekda Mabar kepada awak media usai menjalani vaksinasi mengatakan, vaksin Covid-19 tersebut merupakan vaksinasi tahap pertama.
Sebagai salah satu pejabat esensial yang mendapatkan vaksin Sinovac itu, Ismail mengaku tidak merasa gejala apapun usai disuntik.
"Setelah 40 menit saya merasa tidak ada gangguan, baik, tidak ada keluhan hingga saat ini, kecuali sakit suntikanya, tetapi rasanya semua sama saja," katanya.
Pihaknya pun berterima kasih kepada semua pihak termasuk petugas medis yang telah menyiapkan segala kebutuhan dan fasilitas untuk jalannya vaksinasi Covid-19.
Menurutnya, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Labuan Bajo berjalan dengan baik dan ia pun berharap hal serupa di 22 faskes lainnya di Kabupaten Mabar.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Mabar, dr. Yosef W. Angliwarman, Sp.PD mengaku vaksin Covid-19 perdana merupakan langkah awal untuk bersama menghadapi pandemi Covid-19.
"Kami sangat bersukacita dan bersyukur bahwa hari ini walaupun hujan, ini merupakan langkah awal, titik terang bagi masyarakat Kabupaten Mabar dalam menghadapi Covid-19. Semoga kedepannya pelaksanaan vaksin Covid-19 ini dapat diterima masyarakat dengan pikiran terbuka dan keteguhan hati untuk menghadapi Covid-19," katanya.
Pihaknya berharap presentase vaksinasi Covid-19 bagi seluruh komponen masyarakat mencapai 70 persen.
"Maka kita harapkan masa pandemi Covid-19 di Kabupaten Mabar berakhir sehingga ekonomi, sosial dan lainnya dapat berjalan sesuai kondisi normal," paparnya.
Sementara itu, Kajari Kabupaten Mabar, Iqbal S.H., M.H mengaku bersyukur telah menjalani vaksinasi Covid-19 dengan baik.
Iqbal mengaku, setelah beberapa saat mendapatkan vaksin Sinovac tidak merasa ada gejala atau reaksi apapun dalam tubuhnya.
• Begini Tanggapan Pakar Hukum Tata Negara Terkait Status Kewarganegaraan Bupati Sabu Raijua Terpilih
• Bupati Sikka, Roberto Diogo Datangi Lokasi Bencana : Dinas PUPR dan BPDB Sikka Ambil Langkah Cepat
• Dandim 1618/TTU, Letkol Arm. Roni Junaidi : Masyarakat Jangan Takut Divaksin
"Saya dalam keadaan sehat dan siap untuk beraktivitas," katanya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)