Camat AOT, Kabupaten Kupang Puji Gapoktan Santian Desa Oemofa
Alhasil saat ini Gapoktan Santian memiliki modal usaha sebesar Rp 180 juta sejak dibentuk Tahun 2011.
Penulis: Edy Hayong | Editor: Rosalina Woso
Camat AOT, Kabupaten Kupang Puji Gapoktan Santian Desa Oemofa
POS-KUPANG.COM I KUPANG---Camat Amabi Oefeto Timur (AOT), Kabupaten Kupang, Maher Ora memuji terobosan yang dilakukan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Santian, Desa Oemofa.
Setiap bantuan yang diberikan oleh pemerintah maupun lembaga sosial kemasyaratakan dikelola secara baik. Alhasil saat ini Gapoktan Santian memiliki modal usaha sebesar Rp 180 juta sejak dibentuk Tahun 2011.
Camat AOT, Maher Ora kepada Pos-Kupang, Minggu (31/1) menuturkan, saat ini ada banyak bantuan yang diberikan baik itu dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten atau lembaga sosial kemasyarakatan lainnya.
Bantuan-bantuan itu, katanya, untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat agar dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakan atau kelompok. Dirinya berharap jangan disalahgunakan untuk kepetingan lain atau kepentingan pribadi ataupun golongan.
Dikatakan Maher Ora, Gapoktan Santian telah terbukti memberikan kontribusi dalam pelaksanaan pembangunan di Kecamatan Amabi Oefeto Timur khususnya Desa Oemofa.
Untuk itu diharapkan dukungan dan peran serta anggota kelompok dalam mensukseskan revolusi 5P Sebagai program unggulan pemerintah Kabupaten Kupang semakin ditingkatkan.
Sementara itu dalam laporannya Ketua Gapoktan Santian, Imanuel Sine mengatakan bahwa Gapoktan Santian Oemofa didirikan pada tahun 2011 dan hingga saat ini beranggotakan 104 KK yang terbagi dalam 7 kelompok tani.
Baca juga: Kasus Tanah di Labuan Bajo, Penyidik Periksa Saksi Sekaligus Sita Aset Tersangka VS
Baca juga: Polres Malaka Sukses Bongkar Sindikat Narkoba, Dua Kasus Sudah Dilimpahkan
Baca juga: Wakil Gubernur, Josef Adrianus Nae Soi Resmikan Central Oxigen Mini Pertama di NTT
Jumlah ini akan terus bertambah dimasa mendatang. Saat ini Gapoktan Santian memiliki modal usaha Rp.180 juta dimana didalamnya termasuk sejumlah aset begerak dan aset tidak bergerak.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayong)