Berita Manggarai Timur Terkini

Gedung SMPN 5 Lamba Leda, Manggarai Timur Ambruk Diterjang Angin Puting Beliung, Simak INFO

Gedung SMPN 5 Lamba Leda, di Terong, Desa Tengku Lawar, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, ambruk terhemp

Penulis: Robert Ropo | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Terlihat gedung darurat ambruk. 

Gedung SMPN 5 Lamba Leda, Manggarai Timur Ambruk Diterjang Angin Puting Beliung

POS-KUPANG.COM | RUTENG---Gedung SMPN 5 Lamba Leda, di Terong, Desa Tengku Lawar, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, ambruk terhempas angin puting beliung, Sabtu (30/01/2021) pada pukul 17.40 Wita sore.

Sekertaris Camat Lamba Leda, Agus Supratman, kepada POS-KUPANG COM, Minggu (31/1/2021) mengatakan, gedung SMPN 5 Lamba Leda yang ambruk diterjang angin puting beliung itu adalah bangunan darurat untuk 2 ruangan belajar. 

Agus menjelaskan, ruang darurat itu dibangun pada tahun 2018 lalu dengan menggunakan anggaran swadaya orang tua siswa.

Kata Agus, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Namun, kerusakan yang dialami sebagian kursi, meja belajar dan papan tulis, dari total 48 kursi duduk siswa, 48 meja siswa, dua buah kursi duduk guru dan 2 meja untuk guru serta 2 papan whitebiloard. 

Baca juga: Sekda Kota Kupang Fahrensy Minta Camat dan Lurah Giat Sosialisasikan Pencegahan Covid-19 

"Data akurat kerusakan dan kerugian sedang diproses dan akan dilaporkan secara tertulis ke Pemda Matim,"ungkap Agus.

Baca juga: Seorang Anak di TTU Aniaya Ayah Kandung Hingga Tewas, Ini Kronologisnya

Agus juga mengatakan, dalam peristiwa ambruknya gedung dua ruang darurat Siswa siswi tidak terhambat belajar akibat peristiwa ini sebab masih ada bangunan lain yang bisa dipakai untuk kegiatan KBM. Kebetulan juga akibat Covid-19, siswa-siswi sedang pakai pola belajar shift jam masuk sekolah sehingga tidak terhambat dengan peristiwa dimaksud.

Baca juga: 1.600 Vial Vaksin Sinovac Tiba di Labuan Bajo - Kabupaten Manggarai Barat, Simak INFO

"Taksasi kerugian masih didata oleh petugas lapangan. Pihak Kecamatan sudah minta Kepsek sekolah dimaksud untuk buat laporan tertulis ke Dinas PPO Manggarai Timur terkait peristiwa ini. Pihak Kecamatan juga sudah buat laporan cepat via telpon ke Kadis PPO Matim dan Kalak BPBD Matim terkait hal ini,"tutup Agus. (*)
 

Terlihat gedung darurat ambruk.
Terlihat gedung darurat ambruk. (POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA)

 
3 Lampiran

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved