Dapat Bantuan dari Pemda Ngada, Ini yang Disampaikan Ketua Panitia Pembangunan Masjid Nurul Hudan

Panitia pembangunan Masjid Nurul Hudah Maumbawa dan Kapela Wolobawa di Desa Kezewea, Kecamatan Golewa Selatan, Ngada mendapat bantuan dana hibah

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Bupati Ngada, Paulus Soliwoa saat menyerahkan bantuan dana hibah kepada Ketua Panitia Pembangunan Kapela Wolobawa di Masjid Nurul Hudah Maumbawa, Senin (25/1/2021). 

POS-KUPANG.COM | BAJAWA-Panitia pembangunan Masjid Nurul Hudah Maumbawa dan Kapela Wolobawa di Desa Kezewea, Kecamatan Golewa Selatan, Kabupaten Ngada mendapat bantuan dana hibah dari pemerintah daerah setempat untuk kelanjutan pembangunan dua tempat ibadah tersebut.

Bantuan yang diserahkan untuk kelanjutan pembangunan masjid dan kapela tersebut masing-masing senilai Rp. 500 juta, dan diterima oleh Ketua Panitia Pembangunan Masjid Nurul Huda Maumbawa, Ibrahim Sumbawa, dan Ketua Panitia Pembangunan Kapela Wolobawa Don Bosco Wewe.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Pembangunan Masjid Nurul Huda Maumbawa, Ibrahim Sumbawa mengatakan, dalam perencanaan pembangunan masjid tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp. 2 miliar lebih. Dari anggaran tersebut yang sudah direalisasikan oleh dana yang dikumpulkan umat sebesar Rp. 600 juta dan bantuan dari pemerintah sebesar Rp. 100 juta, dengan progres pengerjaan mencapai 40 persen.

Baca juga: Sebelum Bertugas, Panda Caba Pria TNI AL Maumere Disumpah Komandannya

Rencanannya, panitia akan melanjutkan pengerjaan untuk lantai tiga, atap, dengan tangga dua buah untuk ke lantai tiga. Selain itu panitia akan melanjutkan pekerjaan dinding, kubah, teras dan intalasi listrik. Meski pemerintah daerah telah membantu dana sebesar Rp. 500 juta, namun panitia masih mengalami kekurangan dana sebesar Rp. 1,5 miliar lebih.

"Untuk itu, kami masih mengharakpan bantuan dari para pihak. Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada bapak Bupati Ngada yang telah memberi bantuan sebesar Rp. 100 juta yang telah kami gunakan. Dan Alhamdulillah puji tuhan, bapak Bupati Ngada, sebagai akhir masa jabatannya menyerahkan lagi bantuan ke kami panitia Rp. 500 juta dan insyaallah akan dilakukan sesuai perencanaan yang akan kami sebutkan tadi," ungkapnya.

Baca juga: Penjelasan BPBD Matim Terkait Permintaan Warga Bangun Tanggul Penahan Abrasi Wae Bobo

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Kapela Wolobawa Don Bosco Wewe mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah Kabupaten Ngada yang sudah memberikan bantuan untuk kelanjutan renovasi Kapela Wolobawa.

Don Bosco mengatakan, Kapela Wolobawa sudah dibangun oleh tokoh agama dan tokoh adat sejak beberapa tahun yang silam. Dalam perjalanan kapela tersebut sudah termakan usia, sehingga pihaknya mencoba untuk membangun komunikasi yang mengarah pada kesepakatan untuk melakukan renovasi.

Dijelaskan Don Bosco, dalam perencanaan, anggaran yang dibutuhkan untuk renovasi sesuai dengan proposal yang diajukan senilai Rp. 789 juta lebih. Dalam perjalanan setelah melakukan peletakan batu pertama, panitia mendapat bantuan pengadaan material dari dana desa sebesar Rp. 50 juta dan dana hibah dari pemerintah daerah Kabupaten Ngada sebesar Rp. 500 juta.

"Atas nama umat di Kapela Wolobawa, kami menyampaikan terima kasih banyak kepada Pemda dan DPRD Ngada, karena memberi bantuan dana sebesar Rp. 500 juta. Kami akan merenovasi kapela dan akan membangun manara. Dengan kontribusi dari umat sebesar Rp. 200 juta, kami siap melanjutkan pembangunan kapela kami," pungkasnya. (aporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved