Sebelum Bertugas, Panda Caba Pria TNI AL Maumere Disumpah Komandannya
Pada tahun ini, penerimaan Caba TNI AL dilakukan Lanal Maumere di Nangahure, Kelurahan Wuring, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka
Penulis: Aris Ninu | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | MAUMERE-Penerimaan calon bintara ( Caba) Pria TNI AL Gelombang Pertama Tahun 2021 sudah dimulai. Pada tahun ini, penerimaan Caba TNI AL dilakukan Lanal Maumere di Nangahure, Kelurahan Wuring, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka.
Panitia penerimaan (Panda) Caba TNI AL yang dipilih menjadi panitia seleksi sebelum bertugas diangkat sumpah tidak boleh melakukan perbuatan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) dalam proses penerimaan oleh Komandan Pangkalan TNI AL Maumere (Danlanal), Kolonel Marinir Totok Nurcahyanto.
Yang mana pengangkutan sumpah dan janji tidak KKN dalam proses seleksi disaksikan Caba Pria TNI AL di Markas Lanal Maumere dan orangtua calon prajurit.
Baca juga: BPBD Kota Kupang Siapkan Posko Bagi Warga Yang di Evakuasi Akibat Longsor di Kelurahan TDM
Proses perekrutan pun harus transparan dan terbuka sehingga tidak ada indikasi melanggar ketentuan karena ancaman bagi yang melakukan perbuatan KKN adalah sanksi berat hingga pemecatan.
Demikian terungkap dalam apel pengangkutan sumpah dan jani Panda Caba Pria di Markas Lanal Maumere yang dipimpin Komandan Pangkalan TNI AL Maumere, Kolonel Marinir Totok Nurcahyanto, Senin (24/1/2021) pagi.
Baca juga: Pergantian Pengurus, KFK Tetap Jadi Rumah Bersama bagi Sinema di NTT
Danlanal saat memimpin apel pengangkatan sumpah dan janji panitia seleksi prajurit TNI AL membacakan sumpah dan janji yang diikuti anggota di depan peserta seleksi dan orangtua calon prajurit.
Sumpah dan janji itu dibacakan Danlanal Maumere dengan tegas agar panda tidak melakukan tindakan KKN selama proses penerimaan.
Bahkan Danlanal Maumere dalam arahnya menegaskan, sesuai arahan sanksi bagi anggota yang melakukan KKN adalah sanksi berat dan berujung pada proses pemecatan.
Maka itu, pihaknya mengharapkan semua peserta jangan percaya adanya calo dan jika ada yang mengatasnamakan panitia silahkan melapor dan akan diproses oknumnya.
“Termasuk saya ingatkan anggota jangan ada titip nama. Kalau ada saya tegaskan saya akan proses dan sesuai arahan pimpinan tertinggi sanksi bisa dipecat,” tegas Danlanal. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)